Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Geber Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Geber Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Doc: Pemkab Bekasi
Ket. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida dalam peluncuran salah satu Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI - Pemkab Bekasi saat ini tengah mengebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya. Pemkab menargetkan di akhir 2025 seluruh bangunan Koperasi Desa Merah Putih sudah terbentuk.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengatakan Pemkab Bekasi terus melakukan koordinasi intensif. Yaitu dengan para camat serta pemantauan melalui berbagai forum perangkat daerah.

"Upaya ini kita lakukan untuk memastikan seluruh tahapan administratif dan teknis berjalan sesuai jadwal. Target kami akhir tahun 2025 seluruh proses pembangunan Koperasi Desa Merah Putih rampung," kata dia, Selasa (25/11).

Ia juga menjelaskan, jumlah koperasi yang telah terbentuk sebanyak 179 di desa dan 8 di kelurahan. Hanya saja, belum semua koperasi memiliki bangunan sehingga Pemkab Bekasi mengupayakan agar akhir tahun 2025 pembangunan rampung.

Dengan upaya percepatan tersebut, ia berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. Yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian desa, serta mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

“Kita harus mendukung program ini dengan sebaik-baiknya dan mengawal. Sehingga perekonomian desa benar-benar mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar dia.

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, berharap Koperasi Desa Merah Putih membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di tingkat desa.

“Pemkab Bekasi mendukung penuh kehadiran Koperasi Desa Merah Putih. Sekarang di era Pak Prabowo Subianto koperasi menjadi wadah masyarakat untuk menjadi subjek ekonomi, bukan hanya penerima manfaat,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.