Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Padang Kerahkan Tiga Perahu Karet Evakuasi Warga Agam

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Padang Kerahkan Tiga Perahu Karet Evakuasi Warga Agam Doc: ANTARA
Ket. Basarnas Kota Padang mengevakuasi warga di Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam terdampak banjir, Selasa (25/11/2025).

LUBUK BASUNG – Basarnas Kota Padang, Sumatera Barat, mengerahkan tiga perahu karet untuk mengevakuasi warga Kabupaten Agam yang terdampak banjir akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, di Lubuk Basung, Rabu (26/11), mengatakan tiga perahu karet tersebut telah dikerahkan untuk evakuasi warga di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, Ampek Nagari, dan Tanjung Mutiara.

"Kita mengerahkan satu unit perahu sebelumnya dan saat ini ditambah dua unit lagi pada Rabu (26/11)," katanya.

Ia mengatakan perahu karet pertama kali diturunkan milik Basarnas Pasaman Barat, untuk evakuasi warga terjebak banjir di Kecamatan Palembayan, Minggu (23/11).

Kemudian Basarnas Padang menurunkan perahu karet untuk mengevakuasi warga di Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 25 orang.

Evakuasi dilanjutkan di Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari sebanyak 16 orang.

"Evakuasi di Anak Aia Kasiang kita fokuskan bagi anak dan perempuan. Kedalaman air mencapai dua meter, sehingga seluruh rumah terendam banjir," katanya.

Ia menambahkan, evakuasi warga dilanjutkan di Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara sebanyak 20 kepala keluarga pada Rabu (26/11).

Evakuasi juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam dan warga setempat.

"Kita mengerahkan 12 personil dari Basarnas Padang dan PMI Agam delapan orang," katanya.

Ia mengakui Basarnas juga mengerahkan satu unit ambulans, dua unit mobil operasional, dan satu tim medis dari Puskesmas Muaro Putih.

Kendala dihadapi karena lokasi evakuasi di lahan perkebunan kelapa sawit dan ditambah curah hujan cukup tinggi masih melanda daerah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.