Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Rentan Melemah, 25 November 2025

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 08:25 WIB | Oleh:
Rupiah Rentan Melemah, 25 November 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diper­kirakan masih rentan melemah meskipun mengawali pe­kan ini dengan penguatan. Sentimen terkait prospek suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed diperkirakan masih dominan mempengaruhi perge­rakan rupiah. 

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam per­dagangan di pasar uang antarbank, Selasa (25/11), bergerak melemah di kisaran 16.690 - 16.730 rupiah per dollar AS. Se­belumnya, kurs rupiah pada penutupan perdagangan, Se­nin (24/11) sore, menguat sebesar 17 poin atau 0,10 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.699 rupiah per dollar AS.

Ibrahim menilai penguatan kurs rupiah dipengaruhi kenaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. “Probabilitas penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan Desember melon­jak menjadi sekitar 69 persen dari sekitar 44 persen se­minggu sebelumnya, menurut CME FedWatch Tool,” ujar­nya dalam keterangan tertulis, Jakarta.

Menurut Ibrahim, pidato dari para pejabat The Fed dan data ekonomi AS yang telah dirilis mengisyaratkan bahwa perekonomian tetap solid, dengan pasar tenaga yang tang­guh tetapi harga-harga tetap tinggi. Peningkatan harapan pemotongan suku bunga The Fed mendapatkan pengaruh dari komentar Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams yang menyampaikan penyesuaian kebijak­an mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Namun, sejumlah pejabat The Fed telah memperingat­kan inflasi masih terlalu tinggi dan pasar tenaga kerja ter­lalu ketat untuk pemangkasan suku bunga pada tahap ini, sehingga hasilnya masih belum pasti. Para investor saat ini disebut akan mengambil lebih banyak isyarat dari sinyal ekonomi yang beragam dan penundaan rilis data inflasi utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.