Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kendari Terapkan Konsep Kota Pintar

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 07:25 WIB | Oleh:
Pemkot Kendari Terapkan Konsep Kota Pintar Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari Sahuriyanto

KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara, mulai menerapkan smart city atau kota pintar dengan pemasangan sebanyak 15 kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik di kota itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari Sahuriyanto saat ditemui di Kendari, Senin sore, mengatakan 15 titik CCTV tersebar di area perbatasan kota, ruang publik, hingga tempat wisata, guna menciptakan keamanan masyarakat ketika beraktivitas.

"Pemasangan CCTV sudah mulai dikerjakan dan anggarannya di 2025 ini," kata Sahuriyanto.

Untuk tahap pertama, kata dia, 15 titik CCTV disiapkan untuk area batas Kota Kendari, seperti Puuwatu yang berbatasan dengan Kabupaten Konawe, Kecamatan Baruga, dan Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Nambo yang berbatasan dengan Kabupaten Konawe Selatan.

"Kemudian di Kelurahan Purirano dan Kasilampe, serta di Kelurahan Labibia yang berbatasan dengan Konawe. Jadi ada enam titik CCTV untuk area perbatasan," ungkap Sahuriyanto.

Selain itu CCTV juga dipasang di area publik yang menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti kawasan Kali Kadia dan Kendari Beach (Kebi). Dua kawasan tersebut dipasang sebanyak tiga titik CCTV. Kemudian terdapat juga di kawasan wisata, seperti Pantai Nambo yang menjadi prioritas pemasangan fasilitas CCTV.

"Jadi, total 15 titik dipasang CCTV diprioritaskan di anggaran perubahan 2025 ini," jelasnya.

Sahuriyanto menjelaskan untuk tahun  2026 Pemkot Kendari akan menambah lokasi penempatan CCTV yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kota Kendari.

Ia menuturkan program tersebut dicanangkan oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, untuk mewujudkan program kota pintar dan juga mewujudkan wilayah yang aman bagi masyarakat saat beraktivitas.

Menurut Sahuriyanto, banyak kejadian atau tindakan kriminalitas di Kendari yang terpantau dan terungkap dengan cepat berkat CCTV yang sudah terpasang di kawasan Eks MTQ.

"Seperti perusakan sarana dan prasarana publik, selain dari video, warga banyak juga yang terpantau melalui CCTV kita di Kominfo," sebutnya.

Dalam pengoperasiannya, kata dia, setiap CCTV dipantau melalui Comand Center Kominfo Kendari dan dipadukan dengan layanan panggilan darurat atau Call Center 112 milik pemda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.