Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jimmy Cliff, Penyanyi Reggae Legendaris Asal Jamaika Meninggal Dunia

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 10:14 WIB | Oleh:
Jimmy Cliff, Penyanyi Reggae Legendaris Asal Jamaika Meninggal Dunia Doc: Guardian
Ket. Jimmy Cliff difoto pada tahun 2021.

Jimmy Cliff, penyanyi dan aktor yang suaranya merdu turut mengubah music reggae menjadi fenomena global, meninggal dunia di usia 81 tahun.

Kabar duka disampaikan istrinya Latifa Chambers, di Instagram. Pesannya itu juga ditandatangani oleh anak-anak mereka, Lilty dan Aken.

“Dengan kesedihan yang mendalam, saya sampaikan bahwa suami saya, Jimmy Cliff, telah meninggal dunia karena kejang yang diikuti pneumonia,” tulis Chambers.

“Saya berterima kasih kepada keluarga, teman-teman, sesama artis, dan rekan kerja yang telah berbagi perjalanan hidupnya. Kepada semua penggemarnya di seluruh dunia, ketahuilah bahwa dukungan kalian adalah kekuatannya sepanjang kariernya … Jimmy, sayangku, semoga kau beristirahat dengan tenang. Aku akan menuruti keinginanmu.”

Dengan lagu-lagu hits seperti “You Can Get It If You Really Want”, “I Can See Clearly Now”, dan “Wonderful World”, “Beautiful People”, temperamen musikal Cliff yang ceria memberinya basis penggemar yang besar dan lama.

Peran utamanya dalam drama kriminal tahun 1972, “The Harder They Come”, juga diakui, dan film itu dianggap sebagai landasan bagi perfilman Jamaika.

Ia adalah salah satu dari segelintir musisi, bersama Bob Marley dan lainnya, yang dianugerahi Jamaican Order of Merit.

Dilaporkan Guardian, Perdana Menteri Jamaika, Andrew Holness memberikan penghormatan kepada Cliff dan menyebutnya sebagai "seorang raksasa budaya sejati yang musiknya telah membawa hati bangsa kita ke dunia …”

”Jimmy Cliff menceritakan kisah kita dengan kejujuran dan jiwa. Musiknya telah mengangkat orang-orang melewati masa-masa sulit, menginspirasi generasi-generasi mendatang, dan membantu membentuk rasa hormat global yang dinikmati budaya Jamaika saat ini."

Cliff lahir di Saint James, Jamaika pada tahun 1944, dan karier musiknya dimulai pada awal 1960-an setelah pindah ke ibu kota pulau itu, Kingston, dan mulai berkolaborasi dengan produser Leslie Kong. Keluarga Kong memiliki toko kaset bernama Beverley's, dan Cliff menulis sebuah lagu dengan nama yang sama untuk membujuk Kong – yang kemudian menjadi produser kunci dalam musik reggae – untuk bekerja dengannya.

Ia memiliki sejumlah lagu hits lokal dan terpilih sebagai perwakilan Jamaika di pameran World's Fair di New York pada tahun 1964, tetapi kariernya benar-benar melejit di dekade yang sama setelah ia menandatangani kontrak dengan Island Records.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.