Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Pamer Gebrakan Jakarta di AsiaBerlin Summit 2025: Kami Siap Masuk 50 Kota Global

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Pamer Gebrakan Jakarta di AsiaBerlin Summit 2025: Kami Siap Masuk 50 Kota Global Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi pembicara utama pada pembukaan AsiaBerlin Summit 2025 yang digelar di Rotes Rathaus, Berlin, Jerman. Kehadirannya menjadi momen penting bagi diplomasi kota sekaligus menandai 31 tahun kemitraan Sister City Jakarta-Berlin sejak 1994.

Forum internasional ini mempertemukan pemimpin kota, investor, pembuat kebijakan, serta aktor ekosistem teknologi dari Eropa dan Asia. Kolaborasi global menjadi inti kegiatan yang bertujuan memperkuat jaringan inovasi antara dua benua.

Gubernur Pramono membuka pidatonya dengan menekankan visi besar transformasi Jakarta dalam satu dekade ke depan. Ia menyampaikan bahwa Jakarta menargetkan masuk jajaran 50 kota global teratas pada tahun 2030 melalui agenda modernisasi dan pembaruan kota.

"Tujuan kami adalah membawa Jakarta masuk ke jajaran 50 kota global terdepan pada tahun 2030," ujarnya.

Pramono menekankan bahwa kesuksesan transformasi kota membutuhkan kerja sama internasional yang kuat. Menurutnya, Berlin merupakan mitra strategis yang telah berkontribusi sejak awal kemitraan Sister City lebih dari tiga dekade lalu.

"Transformasi tidak bisa dilakukan sendirian, kami membutuh­kan kemitraan global, dan Berlin adalah mitra strategis dalam perjalanan ini," kata Gubernur.

Ia kemudian menguraikan tiga fokus pembaruan yang tengah menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta. Ketiga hal tersebut meliputi peningkatan kualitas transportasi publik, penguatan kebijakan transisi energi, dan pembangunan ruang terbuka hijau dalam skala besar.

Pramono menegaskan bahwa Jakarta sedang memperluas sistem transportasi publik ke wilayah penyangga melalui Transjabodetabek. Upaya ini menjadi tulang punggung mobilitas warga yang semakin terkoneksi dengan kawasan metropolitan.

Ia menyebut bahwa jumlah bus listrik akan ditingkatkan secara signifikan dari 420 unit menjadi 10.047 unit pada tahun 2030. Peningkatan armada ini merupakan bagian dari rencana besar menuju transportasi rendah emisi dan udara yang lebih bersih.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang membangun 300 Ruang Terbuka Hijau baru di berbagai titik kota. Ruang hijau ini diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus menahan laju pemanasan kota.

"Kami sedang membangun kota yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih manusiawi," tegas Gubernur Pramono.

Selain membawa gagasan besar, Gubernur Pramono juga mengajak delegasi startup Indonesia untuk memamerkan kekuatan ekosistem digital tanah air. Langkah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar teknologi, tetapi juga produsen inovasi.

Startup seperti Crustea yang menghadirkan teknologi IoT untuk perikanan berkelanjutan turut dibawa sebagai perwakilan. Kehadiran mereka menunjukkan potensi besar Indonesia dalam sektor teknologi ramah lingkungan.

Selain itu, Indera Agri menghadirkan solusi precision farming untuk meningkatkan efisiensi pertanian. Teknologi tersebut menargetkan penguatan ketahanan pangan yang lebih modern dan berbasis data.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.