Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nahas, Maling Kabel PLN Tewas Kesetrum di Tanjung Priok

📅 Senin, 24 Nov 2025, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nahas, Maling Kabel PLN Tewas Kesetrum di Tanjung Priok Doc: Polsek Tanjung Priok
Ket. Petugas mengevakuasi jasad pencuri kabel yang tewas tersengat listrik di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (23/11/2025).

JAKARTA - Seorang pencuri kabel berinisial OP (30) tewas tersengat listrik ketika hendak mencuri kabel listrik di bawah kolong jembatan di kawasan Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (23/11) sekitar pukul 17.18 WIB. 

"Kondisi korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal terkena arus listrik," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro di Jakarta, Senin (24/11).

Dia mengatakan pada jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, korban diduga meninggal akibat sengatan listrik karena mencoba memotong untuk mengambil jaringan kabel PLN di bawah kolong jembatan tersebut.

Menurut Handam, di lokasi kejadian juga ditemukan barang bukti berupa golok, linggis, palu serta kabel PLN yang telah terkelupas.

"Jenazah sudah dievakuasi dari bawah jembatan dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum," terang Handam.

Kejadian itu berawal saat personel Polsek Tanjung Priok mendapatkan informasi dari masyarakat tentang dugaan penemuan mayat di bawah jembatan di Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung.

Petugas piket fungsi bersama dengan piket reskrim kemudian melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Setelah memastikan kebenaran informasi, petugas piket Reskrim berkoordinasi dengan tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara untuk melakukan olah TKP.

Kepolisan juga berkoordinasi dengan pihak PLN dan Damkar karena posisi jasad pria tersebut berada di bawah kolong jembatan yang terdapat jaringan kabel listrik milik PLN.

"Petugas menghubungi pihak PLN dan Damkar untuk bantuan pengecekan arus listrik dan selanjutnya jenazah dapat dievakuasi," tutur Handam. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.