Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Sangeang Api Melunak, Namun BPBD NTB Ingatkan Warga Tetap Siaga

📅 Senin, 24 Nov 2025, 10:28 WIB | Oleh:
Gunung Sangeang Api Melunak, Namun BPBD NTB Ingatkan Warga Tetap Siaga Doc: Antara Foto
Ket. Gunung Sangeang Api terlihat dari pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sangeang Api di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat

 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap Gunung Sangeang Api, meski aktivitas kegempaan kini menurun.

"Kami meminta masyarakat yang berada di Pulau Sangeang dan pesisir sekitar agar meningkatkan kesiapsiagaan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bima Nurul Huda dalam keterangan di Mataram, Senin.

Nurul mengatakan Gunung Sangeang Api saat ini masih menyandang status Level II atau Waspada dengan tidak beraktivitas dalam radius bahaya sejauh tiga kilometer dari kawah utama, serta menghindari sektor timur tenggara hingga garis pantai sejauh 6,5 kilometer.

Meski status gempa menurun, kata dia, namun kondisi tersebut belum menjadi dasar bagi pihak berwenang untuk menurunkan level kewaspadaan.

BPBD Bima terus melakukan pemantauan secara langsung bersama tim gabungan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sangeang Api maupun BPBD NTB.

"Pemerintah daerah bersama instansi teknis terus melakukan sosialisasi mengenai potensi bahaya erupsi serta langkah evakuasi dini kepada warga yang berpotensi terdampak," kata Nurul.

Petugas Pos PGA Sangeang Api Ari Yuda Eecky Ferlando membenarkan adanya penurunan aktivitas kegempaan berdasarkan hasil pemantauan instrumen seismik.

"Memang ada penurunan aktivitas, namun kami tetap siaga memantau perkembangan gunung dan terus memberikan peringatan kepada masyarakat," ucapnya.

Ari mengungkapkan potensi erupsi masih dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada radius berbahaya sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Berdasarkan data update terakhir dalam laman Magma Indonesia pada 22 November 2025, Gunung Sangengang Api tercatat mengalami empat kali gempa hembusan, enam kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa tektonik jauh, dan satu kali gempa tremor menerus.

Gunung Sangeang Api merupakan gunung api aktif tipe A yang terletak di Pulau Sangeang, spulau kecil di bagian timur Pulau Sumbawa, NTB. Gunung setinggi 1.981 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut termasuk dalam wilayah Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.