Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelaran Kemah Lintas Agama Jadi Ruang Kolaborasi Yang Berkelanjutan

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 16:39 WIB | Oleh:
Gelaran Kemah Lintas Agama Jadi Ruang Kolaborasi Yang Berkelanjutan Doc: ANTARA/HO-Kemenag
Ket. Para pemuda lintas agama yang ikut dalam gelaran Interfaith Harmony Camp 2025 di Bogor, Jawa Barat.

Jakarta -- Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan gelaran kemah lintas agama Interfaith Harmony Camp 2025 bukan sekadar perjumpaan simbolik, melainkan ruang tumbuh bagi kolaborasi yang berkelanjutan di antara para pemuda.

“Di tangan anak muda, harmoni antarwarga bangsa akan menemukan bentuk-bentuk kreatif dan solutif,” ujar Plt. Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Pernyataan Zayadi tersebut disampaikan saat menutup Interfaith Harmony Camp 2025 di Bogor, Jawa Barat, yang diakhiri dengan prosesi penanaman pohon dan pembacaan deklarasi bersama lintas agama dan organisasi kepemudaan.

Menurut Zayadi, harmoni antarumat beragama harus terus dirawat melalui aksi nyata yang membumi dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Penanaman pohon dipilih sebagai simbol kesadaran ekologis yang menyatu dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Zayadi menyebut ekoteologi sebagai titik temu penting bagi komunitas lintas iman untuk mendorong kepedulian bersama terhadap bumi.

“Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan kemanusiaan. Ini menjadi pesan sekaligus komitmen bersama,” ujarnya.

Menurutnya, Interfaith Harmony Camp tidak hanya memberi ruang dialog, tetapi juga menumbuhkan jejaring kolaboratif yang diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program berkelanjutan di berbagai daerah.

Generasi muda lintas agama yang menjadi peserta camp diarahkan menjadi duta harmoni di komunitas masing-masing. Ia berharap nilai kebersamaan yang terbangun selama dua hari kegiatan dapat terus diperkuat dalam agenda-agenda lintas iman berikutnya.

“Kita menanam pohon hari ini, tetapi sesungguhnya kita sedang menanam harapan bagi Indonesia yang lebih damai dan berdaya,” ujarnya.

Deklarasi Interfaith Harmony Camp 2025 dibacakan oleh perwakilan pemuda lintas agama sebagai komitmen bersama setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Isi deklarasi tersebut meliputi:

Pertama, peserta menegaskan kesetiaan pada nilai-nilai kebangsaan, khususnya Pancasila, UUD 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Mereka sepakat bahwa kehidupan berbangsa harus dijaga melalui sikap saling menghormati serta penghargaan terhadap keberagaman.

Kedua, peserta berkomitmen memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui dialog, kerja sama, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial yang membangun persatuan. Mereka memandang bahwa sikap saling memahami menjadi jembatan untuk memperkokoh kohesi sosial.

Ketiga, peserta menyerukan pentingnya merawat harmoni dengan alam melalui praktik ekoteologi. Mereka menyatakan kesiapan untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan, mempromosikan keberlanjutan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap bumi. Prosesi penanaman pohon pada penutupan kegiatan menjadi simbol awal dari komitmen tersebut.

Keempat, peserta menegaskan solidaritas kemanusiaan tanpa batas agama, dengan menjunjung nilai kasih, keadilan, dan penghormatan atas martabat manusia. Mereka menolak segala bentuk diskriminasi dan meyakini bahwa nilai kemanusiaan merupakan ruang temu yang menyatukan seluruh tradisi keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.