Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buntut Kasus Pembegalan, Warga Badui untuk Sementara Diminta Tak Berjualan Madu ke Jakarta

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 06:07 WIB | Oleh:
Buntut Kasus Pembegalan, Warga Badui untuk Sementara Diminta Tak Berjualan Madu ke Jakarta Doc: dok
Ket. Korban pembegalan diterima oleh tokoh Adat Badui Dalam di Lebak, Banten.

LEBAK - Warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten untuk sementara diminta tidak berjualan madu ke Jakarta buntut kasus kejahatan pembegalan yang terjadi pada warga Badui Dalam, Repan (16).

"Kami meminta pada warga untuk sementara berjualan madu di sekitar wilayah Banten saja," kata Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak Medi di Rangkasbitung, Lebak, Sabtu (22/11).

Untuk ke depan, lanjut Medi, pemerintah desa dan tokoh adat menghimbau kepada warga Badui yang berjualan ke Jakarta datang secara berkelompok demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

Selain itu juga berjualan tidak boleh berjalan malam hingga dini hari, karena kejahatan berpeluang terjadi dua kali dibandingkan pada siang hari.

"Kami berharap kasus yang menimpa Repan tidak terjadi lagi pada warga Badui yang berjualan madu," kata Medi menambahkan.

Repan yang korban kejahatan pembegalan di kawasan Rawasari Cempaka Putih, Jakarta Pusat , Minggu (26/10) sudah berada di Kampung Cikeusik kawasan Badui Dalam.

Atas kasus yang dialami Repan pihak adat berharap kepolisian bisa mengungkap dan menangkap pelakunya dan memproses secara hukum.

"Kami berharap kasus kejahatan ini tidak terulang lagi," kata Medi menegaskan.

Sementara itu, Santa (55) seorang pedagang madu warga Badui membenarkan jika untuk sementara ada imbauan untuk tidak berjualan madu ke Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.