Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

927 Ijazah Siswa di Bukittinggi Ditahan Sekolah, Ombudsman Turun Tangan

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 17:32 WIB | Oleh:
927 Ijazah Siswa di Bukittinggi Ditahan Sekolah, Ombudsman Turun Tangan Doc: ANTARA/Al Fatah)
Ket. Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatera Barat Adel Wahidi memberikan keterangan setelah melakukan inspeksi mendadak terkait kasus penahanan ijazah pelajar di Bukittinggi, Kamis (20/11).

BUKITTINGGI - Ombudsman RI perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menemukan 927 ijazah siswa SLTA di Bukittinggi masih tertahan di sekolah. Temuan itu muncul setelah inspeksi mendadak, yang mengungkap adanya kekhawatiran orang tua mengenai potensi pungutan saat pengambilan ijazah. 

Ombudsman menegaskan dokumen kelulusan adalah hak siswa dan wajib diserahkan tanpa syarat apa pun.

"Ada 900 ijazah pelajar tamatan empat tahun terakhir di SMKN 1 Bukittinggi yang masih tertahan, sementara di SMA 1 ada 27," kata Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumbar Adel Wahidi di Bukittinggi, Kamis.

Menurutnya temuan itu berdasarkan inspeksi mendadak yang mereka lakukan di sekolah dengan melakukan pemeriksaan di ruang dan lemari arsip penyimpanan dokumentasi ijazah dan tanda kelulusan siswa.

Dia mengatakan ijazah yang masih tertahan di sekolah itu diduga karena adanya kekhawatiran dari pihak wali murid atau pelajar yang hendak mengambil ijazahnya namun takut terjadi potensi transaksi uang.

"Karena itu kami minta penegasan dalam pengumuman dari sekolah untuk menyatakan ijazah dapat diambil tanpa syarat dan pungutan, ini penting," kata Adel.

Ia mengungkapkan di SMKN 1 Bukittinggi, sudah diterbitkan pengumuman pengambilan ijazah namun tidak menyatakan gratis dan tanpa syarat.

Sementara di SMA 1 Bukittinggi, dari 27 ijazah yang tertahan ternyata hanya diumumkan 13 ijazah yang boleh diambil secara gratis.

"Penegasan dan keterbukaan ini yang harus diumumkan. Kami menemukan di beberapa daerah terjadi pungutan hingga mereka yang tidak mampu menjadi enggan mengambil ijazahnya. Selain memang ada juga sebagian yang memang merasa tidak memerlukan ijazahnya," kata Adel.

Pihak Ombudsman menegaskan sesuai peraturan dan perundangan terkait Komite Sekolah nomor 16 tahun 1975, penggalangan uang komite hanya berupa sumbangan dan bantuan.

"Ditambah lagi Peraturan Sekjen Kemendikbudristek Nomor 1 Tahun 2022 dan Permendikbud Nomor 58 Tahun 2024. Ijazah merupakan hak peserta didik setelah lulus dan tidak boleh ditahan dengan alasan apa pun, termasuk karena tunggakan biaya sekolah dan pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi administratif hingga pidana," kata Adel.

Dia menambahkan, pihaknya akan menunggu koreksi dari masing-masing sekolah dan terus dipantau untuk dilakukan tindak selanjutnya.

"Bisa kami katakan Dinas Pendidikan bergerak lambat atas saran yang telah diberikan. Pihak sekolah harusnya menghubungi langsung wali murid yang ijazahnya yang tertahan atau kalau perlu diantarkan langsung," katanya.

Wakil Humas SMAN 1 Bukittinggi Angel mengatakan pihaknya akan menjalankan rekomendasi dari Ombudsman RI Perwakilan Sumbar untuk kembali mengumumkan kepada siswa yang belum mengambil ijazahnya tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.