Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lombok Timur Dorong Pengembangan Produk Kopi Lokal

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 07:39 WIB | Oleh:
Pemkab Lombok Timur Dorong Pengembangan Produk Kopi Lokal Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi di Lombok Timur, Rabu (19/11).

LOMBOK TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan bantuan alat produksi guna mendukung pengembangan produk kopi lokal.

"Tahun ini terdapat empat kelompok tani yang mendapat bantuan untuk memperkuat mata rantai produksi," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi di Lombok Timur, Rabu (19/11).

Ia mengatakan kafe kopi di wilayah Kabupaten Lombok Timur mulai bermunculan, dengan menyajikan berbagai varietas unggulan kopi lokal, tidak hanya dari dalam daerah tetapi juga luar wilayah.

"Kopi Lombok Timur dengan berbagai varietas saat ini tak hanya digemari dan diburu warga lokal, warga luar pun memburu kopi asal Lombok Timur," katanya.

Ia mengatakan sejumlah varietas kopi telah menjadi sentra produksi andalan daerah, di antaranya arabika yang tumbuh di wilayah Sembalun dan Sajang, termasuk varietas robusta yang tumbuh berkembang di wilayah Pringgasela dan Pengadangan.

"Sejumlah varietas kopi telah menjadi produksi andalan daerah seperti arabika dan robusta," ujarnya.

Terhadap perkembangan kedua varietas kopi Lombok Timur, pihaknya akan melakukan upaya pengembangan secara intensif terus digenjot dengan melakukan pembinaan dan pemberian bantuan.

Perkembangan paling pesat, menurut Kasturi, terjadi di kawasan Sembalun. Perkembangannya yang begitu pesat dan produksinya cukup bagus didukung dengan hilirisasi yang sudah berjalan dengan baik.

"Bahkan pihak dari luar sudah mulai melirik untuk berinvestasi di sini," katanya.

Menyambut maraknya permintaan terhadap kopi Sembalun, katanya, kebutuhan bahan baku pun akan ditingkatkan.

Dinas Pertanian berkomitmen mendukung hal ini melalui penyediaan bibit unggul dan penguatan kelembagaan petani.

Ia menjelaskan lahan kopi terbesar di Sembalun terkonsentrasi di Desa Sajang yang mencapai puluhan hektare. Lokasinya yang berada di ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadikan kondisi ideal bagi pertumbuhan kopi arabika berkualitas tinggi.

"Produksi lokal kami sebenarnya sudah sangat cukup. Namun, kami harus terus meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meluas," katanya.

Upaya promosi juga gencar dilakukan, di mana para penggiat kopi kerap membawa produk lokal ini ke berbagai daerah untuk memperkenalkan cita rasa khas Lombok Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.