Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buaya Sepanjang 5,7 Meter Dirawat Damkar dan Penyelamatan Inhil

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 18:05 WIB | Oleh:
Buaya Sepanjang 5,7 Meter Dirawat Damkar dan Penyelamatan Inhil Doc: ANTARA/HO-Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil
Ket. Buaya sepanjang 5,7 meter yang dievakuasi di Dinas Damkar Inhil masih dalam perawatan.

TEMBILAHAN, RIAU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inderagiri Hilir, Provinsi Riau masih merawat buaya besar sepanjang 5,7 meter dan berat 585 kilogram yang ditangkap warga di Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh sekitar tiga pekan lalu.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi mengatakan buaya itu mengalami luka lecet di kedua tangan dan kaki. Hal ini disebabkan kencangnya ikatan tali saat proses penangkapan sehingga menimbulkan infeksi cukup parah.

"Tangan dan kakinya lecet-lecet. Tapi yang parah bagian kanan kakinya. Lukanya itu menyebabkan infeksi," katanya di Tembilahan, Rabu (19/11).

Untuk perawatan, petugas Damkar dan Penyelamatan Inhil menaburkan obat berupa serbuk anti biotik ke bagian luka-luka buaya. Pemberian obat itu tak lama usai dievakuasi petugas ke tempat penangkaran sementara di kawasan Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil, 2 November lalu.

Selain menamburkan obat serbuk antibiotik, petugas juga memberikan infus khusus termasuk mencampurkan obat antibiotik ke badan buaya. Untuk pengobatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil juga sudah berkonsultasi dengan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Hari kedua setelah dievakuasi mulai kita berikan obat. Saat ini sudah mulai bergerak di kandang. Kalau kemarin nampak lemah, mungkin karena luka di tangan dan kaki itu," jelas Junaidi.

Namun begitu hingga kini buaya itu belum juga mau makan. Petugas lanjutnya sudah memasukan ayam hidup ke kandang namun tetap tidak dimakannya.

Saat ditanyakan kapan buaya jumbo tersebut akan di lepas ke habitatnya ke Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri Inhil, Junaidi belum bisa memastikan. "Sampai saat ini belum lagi," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
Navi Pillay Raih Hadiah Nob...
Daerah
Dukung Produk Lokal, Pasar ...
Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.