Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Meraja di 16 RT Jaksel dan Jakbar Setelah Diguyur Hujan

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 16:23 WIB | Oleh:
Banjir Meraja di 16 RT Jaksel dan Jakbar Setelah Diguyur Hujan Doc: ANTARA/HO-BPBD DKI
Ket. Petugas saat memantau situasi banjir di Jakarta, Selasa (17/11).

Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan banjir landa 16 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) setelah hujan mengguyur wilayah tersebut.

"Kami mencatat saat ini banjir terjadi di 16 RT," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, data banjir itu hingga pukul 15.00 WIB.

Ia mengatakan bahwa hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan Pos Sunter Hulu siaga/siaga dua, Pos Angke Hulu waspada/siaga tiga, Pintu Air Karet waspada/siaga tiga dan menyebabkan terjadinya banjir di DKI Jakarta.

Yohan melanjutkan bahwa ketinggian air yang merendam 16 RT itu mulai dari 30 sampai 80 sentimeter dan yang terdalam ada di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan dengan ketinggian 80 cm.

Yohan mengakui pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan.

"Selain itu memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik dan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujarnya.

Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat, tiga RT yakni :

Kelurahan Sukabumi Selatan sebanyak dua RT,
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi

Kelurahan Sukabumi Utara satu RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi

Jakarta Selatan, 13 RT yakni : 

Kelurahan Cilandak Barat satu RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Pela Mampang 9 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.