Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Maaf Usai Polemik Ahli Gizi

📅 Senin, 17 Nov 2025, 20:30 WIB | Oleh:

Diskusi antara DPR, Persagi, dan BGN disebut akan dilanjutkan untuk menemukan solusi yang tidak menimbulkan salah persepsi. Pemerintah juga diminta berhati-hati dalam mempertimbangkan perubahan nomenklatur jabatan yang berkaitan dengan kompetensi profesional.

Seiring bergulirnya isu tersebut, para ahli gizi berharap pemerintah dan DPR tetap mengedepankan standar kompetensi dalam setiap kebijakan perekrutan. Mereka menilai bahwa profesi gizi tidak hanya soal istilah, tetapi menyangkut tanggung jawab kesehatan masyarakat secara luas.

Hingga kini, pembahasan terkait usulan perubahan istilah dalam rekrutmen petugas SPPG masih berlanjut di Komisi IX. DPR berkomitmen menjaga kualitas kebijakan agar tidak berdampak negatif pada layanan gizi di daerah, terutama dalam program penanggulangan stunting dan peningkatan kesehatan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.