Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga Filipina Demo Tuntut Transparansi Pemerintah

📅 Senin, 17 Nov 2025, 02:10 WIB | Oleh:
Ribuan Warga Filipina Demo Tuntut Transparansi Pemerintah Doc: AFP/Ted ALJIBE
Ket. Sejumlah demonstran menarik gerobak berisi patung Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, saat terjadi aksi demo antikorupsi di dekat Istana Malacanang di Manila pada 21 Oktober lalu. Pada Minggu (16/11), ribuan warga Filipina kembali turun ke jalanan menuntut akuntabilitas dan transparansi pemerintah terkait dugaan korupsi proyek pengendalian banjir.

MANILA - Ribuan warga Filipina pada Minggu (16/11) berkumpul dalam dua demonstrasi besar di Metro Manila, menuntut akuntabilitas dan transparansi pemerintah setelah dua topan mematikan menghantam negara itu.

Sebanyak 16.433 polisi akan ditempatkan di dua lokasi demonstrasi utama, yaitu Taman Rizal di Manila, tempat kelompok keagamaan Iglesia Ni Cristo (INC) menyelenggarakan "Aksi untuk Transparansi dan Demokrasi yang Lebih Baik". Tempat lainnya adalah di Monumen Kekuatan Rakyat EDSA di Kota Quezon, tempat United People's Initiative (UPI) mengadakan acaranya sendiri.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, mengamati dengan saksama protes berskala besar tersebut, kata Pelaksana Tugas Sekretaris Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dave Gomez pada Minggu, menurut kantor berita Philippine News Agency.

"Ya, presiden memantau hari ini," kata Gomez, saat ribuan anggota dan pendukung INC memulai protes tiga hari mereka di Taman Rizal Manila.

Hingga pukul 11.00 pagi waktu setempat, Pemerintah Kota Manila melaporkan jumlah peserta demo telah mencapai 27 ribu orang.

Demonstrasi tersebut terjadi setelah Filipina dilanda Topan Fung-wong dan Topan Kalmaegi bulan ini, yang menewaskan sedikitnya 259 orang dan mempengaruhi jutaan lainnya.

Demonstrasi meletus setelah terdeteksinya penipuan massal di sekitar 9.855 proyek pengendalian banjir yang bernilai lebih dari 545 miliar peso (sekitar Rp154,4 triliun).

Pada aksi demo ini, para pengunjuk rasa menuntut akuntabilitas dari para politisi korup, penerbitan laporan yang merinci aset, liabilitas, dan kekayaan bersih, serta penandatanganan surat pernyataan persetujuan pembukaan data rahasia bank oleh seluruh pejabat pemerintah. SB/Ant/Anadolu/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transfer ke Daerah Menjadi ...

Ada Harapan dari Sepak Takraw Berempat untuk Menambah Medali

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.