Portugal Hantam Armenia 9-1, Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2026 Meski Tanpa Ronaldo

Senin, 17 Nov 2025, 01:10 WIB

JAKARTA - Tim nasional Portugal menutup putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 9–1 atas Armenia di Estádio do Dragão, Porto, pada Jumat malam waktu setempat. Hasil tersebut mengukuhkan posisi Portugal di puncak Grup F sekaligus memastikan tiket mereka menuju putaran final di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Meski tampil tanpa Cristiano Ronaldo, Portugal tetap menunjukkan dominasi penuh. João Neves dan Bruno Fernandes menjadi motor kemenangan lewat torehan hattrick masing-masing. Sementara gol lain disumbangkan oleh Renato Veiga, Gonçalo Ramos, serta Sérgio Conceição.

Ket. Foto: — Sumber: Kompas

Jalannya Pertandingan

Portugal langsung mengambil inisiatif sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi dari lini tengah dan sayap membuat Armenia kesulitan keluar dari area bertahan. Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat melalui gol Renato Veiga pada menit ketujuh, memanfaatkan bola rebound dari tembakan Bruno Fernandes.

Armenia sempat memberikan kejutan ketika Eduard Spertsyan menyamakan kedudukan pada menit ke-18, memanfaatkan umpan silang Grant Ranos. Namun respons Portugal sangat cepat. Gonçalo Ramos mengembalikan keunggulan setelah menekan kesalahan lini belakang Armenia, sebelum João Neves memperlebar jarak lewat tembakan jarak jauh yang terukur.

Dominasi Portugal semakin terasa pada menit ke-41 ketika Neves mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna ke sudut atas gawang. Di penghujung babak pertama, Bruno Fernandes menambah gol lewat titik penalti, membawa Portugal memimpin 5–1 saat jeda.

Memasuki babak kedua, tekanan Portugal tak surut. Bruno Fernandes mencetak dua gol tambahan untuk melengkapi hattrick, termasuk satu dari titik putih pada menit ke-72. João Neves turut menyempurnakan trigolnya lewat penyelesaian jarak dekat pada menit ke-80. Skor ditutup oleh Sérgio Conceição di masa tambahan waktu, memastikan kemenangan 9–1.

Dominasi Total Menjelang Piala Dunia

Sepanjang laga, Portugal menunjukkan kendali penuh baik dalam penguasaan bola, penyusunan serangan, hingga efektivitas penyelesaian. Armenia, yang beberapa kali mencoba keluar dari tekanan, tampak kehilangan intensitas seiring berjalannya pertandingan.

Kemenangan besar ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Portugal tetap kompetitif meski tidak diperkuat Ronaldo. Performa João Neves, Bruno Fernandes, hingga para pemain muda yang dimasukkan sepanjang laga menjadi sinyal positif bagi pelatih Roberto Martínez menjelang persiapan menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Dengan hasil ini, Portugal menutup perjalanan di Grup F dengan sangat meyakinkan dan mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.