Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Biak Numfor Kini Dapat Menampung Ratusan Pasien

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 13:49 WIB | Oleh:
RSUD Biak Numfor Kini Dapat Menampung Ratusan Pasien Doc: ist
Ket. layanan kesehatan

BIAK NUMFOR -  Masyarakat Biak Numfor yang sakit kini tak perlu khawatir karena Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Biak Numfor, Papua kini mampu menampung 300 pasien. Peningkatan kapasitas bertujuan menaikkan kualitas layanan pasien rawat inap menuju perubahan status rumah sakit menjadi tipe B. "Ada penambahan kurang lebih 150 tempat tidur baru untuk layanan pasien rawat inap di RSUD Biak," ujar Direktur RSUD Biak Ricardo R Mayor, Minggu.

Ia mengaku, penambahan tempat tidur pasien juga dalam rangka persiapan kenaikan status rumah sakit dari C menjadi tipe B.  Peningkatan tempat tidur di kamar rawat inap RSUD Biak, lanjut Ricardo, karena mengantisipasi bertambahnya pasien rujukan dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Supiori, Yapen Kepulauan dan Kabupaten Waropen. 

Sementara terkait program bantuan duka keluarga orang asli Papua (OAP) yang meninggal dunia di rumah sakit, menurut Ricardo, akan diurus dan diberikan pemerintah daerah. "Hingga saat ini dana yang dikeluarkan untuk program bantuan duka OAP mencapai kurang lebih Rp2 miliar untuk pengurusan 500 jenazah yang meninggal di rumah sakit," katanya.

"Ini satu program unggulan Pemda yang digagas Bupati Markus Octovianus Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa sangat membantu keluarga yang berduka," ujar Direktur RSUD Biak Ricardo R Mayor, Minggu. Diakuinya, bantuan duka yang diurus Pemda mulai dari peti mati, kelengkapan jenazah, penyuntikan formalin pengawetan jenazah jika diminta keluarga hingga pengantaran ke rumah duka secara cuma-cuma.

Ricardo menilai, jika ada keluarga OAP yang meninggal di rumah sakit maka semuanya sudah dibantu pemerintah lewat kebijakan program otonomi khusus Papua. "Ya bantuan duka bagi keluarga OAP sangat meringankan karena semua kelengkapan jenazah disediakan pemerintah," katanya.

Ricardo mengakui, jika tahun 2026 program bantuan duka terus berlanjut karena dampaknya langsung menyentuh kepada masyarakat OAP berduka. "Program bantuan duka OAP yang meninggal karena dirawat di RSUD akan diurus Pemda hingga di antar ke rumah duka jenazah bersangkutan," sebutnya

Bupati Markus Octovianus Mansnembra dalam APBD 2026 sudah menjadikan sektor kesehatan sebagai program unggulan daerah, salah satunya bantuan duka OAP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.