Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Jayawijaya Ajak Lembaga Negeri dan Swasta Cegah Bencana Alam

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Jayawijaya Ajak Lembaga Negeri dan Swasta Cegah Bencana Alam Doc: ANTARA
Ket. Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara ketika diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

WAMENA – Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengajak lembaga negeri dan swasta mencegah bencana alam sedini mungkin di daerah setempat.

Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena puncak musim hujan akan berlangsung pada bulan Desember 2025 hingga Februari 2026.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara di Wamena, Minggu (16/11), mengatakan pencegahan mitigasi sedini mungkin harus dilakukan oleh seluruh lembaga negeri maupun swasta yang berkompeten dalam pencegahan bencana alam kepada masyarakat di daerah ini.

“Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor harus diinformasikan kepada masyarakat di 40 distrik secara baik, karena bulan Desember hingga Februari tahun depan kemungkinan besar musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” katanya.

Menurut dia, pencegahan bencana alam untuk meminimalisir korban jiwa tidak bertumpu kepada satu lembaga saja, tetapi semua pihak dapat berperan dalam pencegahan tersebut.

“Masyarakat di 40 distrik harus terus diinformasikan mengenai potensi bencana alam, supaya mereka dapat menghindari tempat-tempat yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor seperti di bandaran sungai maupun lereng gunung,” ujarnya.

Dia menjelaskan kerja sama seluruh lembaga baik itu negeri maupun swasta sangat diperlukan ketika terjadi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Jayawijaya.

“Contohnya kerja sama seluruh pihak dalam penanggulangan bencana banjir pada bulan April 2025 lalu, sangat luar biasa sehingga masalah seberat apapun dapat teratasi,” katanya.

Dia menambahkan masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan Kabupaten Jayawijaya untuk menjaga lingkungan tetap asri sehingga potensi-potensi penyebab bencana alam dapat dicegah.

“Kami harap kondisi alam tetap menjadi prioritas masyarakat untuk menjaganya sehingga banjir dan longsor tidak dapat terjadi di daerah ini karena kondisi alam terawat baik,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.