Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Identifikasi Mayat yang Ditemukan di Sungai Winongo Bantul

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 16:19 WIB | Oleh:
Polisi Identifikasi Mayat yang Ditemukan di Sungai Winongo Bantul Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Bantul
Ket. Mayat ditemukan di Sungai Winongo Kecil Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Minggu (16/11).

Bantul -- Kepolisian Resor Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengidentifikasi mayat yang ditemukan di sekitar Sungai Winongo Kecil, Pedukuhan Ngepet, Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul pada Minggu pagi.

"Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Bantul tidak diperoleh identitas karena kondisi mayat sudah membusuk diperkirakan meninggal lebih dari 48 jam," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto di Bantul, Minggu.

Dia mengatakan, kemudian setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh tenaga medis Puskesmas Sanden dan perawat, disimpulkan bahwa hasil visum, korban adalah laki-laki memakai pakaian panjang hitam dan baju abu abu.

"Bagian leher kanan terdapat luka lebih menonjol yang tidak diketahui sebab terjadinya, apakah sebelum di air apa sesudah di air. Korban meninggal diperkirakan lebih dari 48 jam," katanya.

Dia mengatakan, setelah menemukan mayat di Sungai Winongo Kecil, berdasarkan laporan orang hilang kepada pihak kepolisian dua hari lalu, pihak keluarga korban dihubungi untuk mencocokkan bahwa jenazah tersebut adalah Rintono dengan mengenali pakaian yang digunakan serta helm yang dipakai korban.

Dia mengatakan, pihak keluarga menerima bahwa korban meninggal adalah almarhum Rintono, dan tidak menuntut untuk dilakukan autopsi, yang dikuatkan dengan membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

"Selanjutnya korban di bawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Saras Adyatma untuk dilakukan pemulasaran jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Kronologi penemuan mayat tersebut berawal pada Minggu (16/11) sekitar pukul 07.00 WIB, seorang saksi menyusuri Sungai Winongo Kecil karena berdasarkan informasi dari warga, sekitar pukul 02.00 WIB ada pemancing melihat mayat mengambang di sungai, namun tidak mengikuti arah mayat tersebut karena tidak menguasai medan.

"Pemancing tersebut hanya menginfokan kejadian tersebut kepada masyarakat tentang kejadian tersebut," katanya.

Kemudian pada pagi harinya, saksi berusaha mencari keberadaan mayat yang mengapung di sungai dan akhirnya pada pukul 07.00 WIB menemukan mayat yang mengapung tersangkut pohon bambu berada di Sungai Winongo Kecil, Dusun Ngepet.

"Atas kejadian tersebut kemudian saksi memberitahukan kepada warga dan dilanjutkan ke Polsek Sanden," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.