Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Tapera Perluas Akses Fasilitas bagi Likuiditas Pembiayaan Perumahan

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 22:57 WIB | Oleh:
BP Tapera Perluas Akses Fasilitas bagi Likuiditas Pembiayaan Perumahan  Doc: Istimewa

JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta akses pembiayaan bagi pekerja nonformal. Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera, Doddy Bursman, mengatakan para pengembang dan bank penyalur diharapkan mulai menyasar segmen pekerja non-fix income.

Doddy menyoroti rendahnya porsi pekerja non-fix income dalam penyaluran FLPP, yang baru mencapai 13,03 persen. Ia menyebut sejak 2010 pemerintah telah menyalurkan lebih dari Rp141 triliun dana FLPP untuk 1,81 juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Tahun ini target FLPP meningkat signifikan menjadi 350 ribu unit, naik hampir 60 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Doddy.

Menurut dia, kenaikan DIPA BUN setiap tahun menunjukkan bahwa FLPP merupakan program prioritas nasional lintas pemerintahan.

Doddy menambahkan BP Tapera mendorong percepatan pembangunan rumah dan persetujuan KPR agar target tercapai dalam sisa dua bulan. Ia meminta pengembang meningkatkan kualitas bangunan serta infrastruktur agar MBR mendapatkan hunian layak.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait atau Ara, menekankan rumah subsidi harus tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Rumah Subsidi harus tersebar di seluruh penjuru negeri ini, demi mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat," ujar dia.

Ara menyatakan pemerintah terus mendorong pemanfaatan dana bantuan pembiayaan perumahan melalui Subsidi KPR Sejahtera FLPP yang dikelola BP Tapera. Program ini diharapkan memperluas akses rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.