Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

15 Siswa SMP Terbukti Positif, Wali Kota Surabaya Siapkan Tes Narkoba Acak di Sekolah-sekolah

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 17:49 WIB | Oleh:
15 Siswa SMP Terbukti Positif, Wali Kota Surabaya Siapkan Tes Narkoba Acak di Sekolah-sekolah Doc: Istimewa
Ket. Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan, langkah pertama yang akan dilakukan untuk 15 siswa tersebut adalah membedakan status hukum mereka. Jika terbukti hanya sebagai pemakai, mereka akan direhabilitasi penuh tanpa sanksi dikeluarkan dari sekolah.

SURABAYA -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan serangkaian langkah strategis sebagai respons atas temuan 15 siswa SMP baru-baru ini yang positif menggunakan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan, penanganan yang dilakukan tidak hanya menyasar para siswa, tetapi juga fokus pada pemberantasan di sumbernya dan pencegahan di sekolah lain.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan, langkah pertama yang akan dilakukan untuk 15 siswa tersebut adalah membedakan status hukum mereka. Jika terbukti hanya sebagai pemakai, mereka akan direhabilitasi penuh tanpa sanksi dikeluarkan dari sekolah.

“Tetapi, kalau dia terbukti sebagai pengedar, maka kita lakukan rehabilitasi. Kita pulihkan kembali, kita kuatkan kembali agar anak ini punya semangat lagi untuk menjadi orang yang baik,” ujar Wali Kota Eri, Jumat (14/11).

Wali Kota Eri menekankan bahwa kasus ini adalah tanggung jawab bersama, terutama orang tua. Menurutnya, peran orang tua menjadi garda terdepan dalam sikap dan perilaku seorang anak. “Bagaimanapun mereka ini, anak yang salah asuhan. Tidak bisa seorang anak itu dibebankan kepada guru. Yang terdekat adalah orang tua," tegasnya.

Adapun beberapa langkah Pemkot Surabaya, untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali adalah mendirikan pos terpadu di Jalan Kunti yang dijaga oleh tim gabungan. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di area yang dinilai sudah lama menjadi tempat kegiatan negatif itu.

"Akan ada pos terpadu di sana yang juga dijaga oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan dari Pemkot juga dijaga Satpol PP. Pos ini akan menjadi pusat koordinasi untuk melakukan operasi rutin. Tapi waktunya tidak kita ekspos," tambahnya.

Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa pengawasan di Jalan Kunti tidak bisa dilakukan hanya dalam waktu singkat. Ia meminta komitmen dan konsistensi dari semua pihak, mulai dari aparat hingga warga. 

"Ini tidak bisa sehari, dua hari karena ini sudah tempat yang lama. Maka dibutuhkan konsisten dan komitmen dari kita semuanya, baik dari kepolisian, BNN, Pemerintah Kota Surabaya, dan warga," paparnya.

Untuk mencegah penyebaran di kalangan pelajar, Pemkot Surabaya akan melakukan tes narkoba di sekolah-sekolah lain. Namun, Wali Kota Eri  memastikan tes tidak akan dilakukan secara menyeluruh, melainkan melalui metode sampling acak. 

Penentuan sekolah yang akan menjadi target sampling akan didasarkan pada kajian dan data dari BNN. “Kita akan lakukan acak saja kalau di sekolah-sekolah. Kita lakukan sampling-sampling saja di sekolah-sekolah tertentu," katanya. 

Selain itu, Wali Kota Eri kembali menyerukan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, dalam menjaga anak-anak dari kegiatan negatif.

"Ayo kita jaga anak-anak kita, kita jaga putra-putri kita, jangan sampai terjerat dengan narkoba yang akan merusak di masa depannya," imbaunya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.