Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uni Afrika Tolak Tuduhan Genosida di Nigeria

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 22:03 WIB | Oleh:
Uni Afrika Tolak Tuduhan Genosida di Nigeria Doc: AFP

NEW YORK - Ketua Komisi Uni Afrika Mahmoud Ali Youssouf menegaskan tidak ada genosida di Nigeria utara, menepis tuduhan yang sempat mencuat setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Tidak ada genosida di Nigeria utara,” kata Youssouf dalam pengarahan di markas besar PBB, New York, Rabu, ketika diminta menanggapi tuduhan tersebut.

Ia menambahkan, Uni Afrika telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa situasi di Nigeria utara tidak dapat disamakan dengan kekejaman yang terjadi di Sudan atau bagian timur Republik Demokratik Kongo.

Sebelumnya, Presiden Trump menuduh adanya genosida terhadap umat Kristen di Nigeria. Tuduhan itu mendorongnya memerintahkan militer AS menyiapkan kemungkinan tindakan terhadap kelompok militan Islam di negara tersebut.

Pemerintah Nigeria dengan tegas membantah klaim adanya genosida terhadap warga Kristen dan menegaskan komitmennya memerangi terorisme di seluruh wilayah.

“Pemerintah terus berupaya melindungi semua warga tanpa memandang agama serta menyambut dukungan internasional dalam bentuk bantuan nonmiliter,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nigeria dalam pernyataan terpisah.

Nigeria selama bertahun-tahun menghadapi serangan dari kelompok bersenjata seperti Boko Haram dan afiliasinya, yang telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi.

Namun Uni Afrika menilai kekerasan di Nigeria utara tidak bersifat genosida, melainkan konflik yang dilatarbelakangi faktor politik, ekonomi, dan keamanan.

Youssouf menyerukan agar dukungan internasional difokuskan pada bantuan kemanusiaan dan peningkatan kapasitas pemerintah Nigeria, bukan melalui intervensi militer asing.

“Kami mendorong dialog, rekonsiliasi antar-komunitas, serta pembangunan berkelanjutan untuk mengatasi akar konflik di kawasan tersebut,” ujarnya. Ant/Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.