Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTPN I Regional 5 Kembangkan Kopi Spesialti di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 13:37 WIB | Oleh:
PTPN I Regional 5 Kembangkan Kopi Spesialti di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso Doc: antara foto
Ket. Penanaman bibit kopi di lereng Gunung Ijen di Afdeling Kampung Malang, Rayon Kalisat Jampit dan Blawan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

BONDOWOSO - PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 mengembangkan kopi spesialti dengan melakukan penanaman bibit kopi arabika dan robusta sebanyak lebih dari 443 ribu bibit kopi di lereng Gunung Ijen tepatnya di Afdeling Kampung Malang, Rayon Kalisat Jampit dan Blawan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

SEVP Operation PTPN I Regional 5, Asep Sontani mengatakan penanaman ratusan ribu bibit kopi arabika dan robusta di lereng Gunung Ijen itu dilaksanakan oleh unit usahanya yakni Java Coffee Estate dengan melibatkan masyarakat serta pekerja perkebunan yang menjadi momentum kebersamaan.

"Kegiatan penanaman 443.612 bibit kopi ini di lahan seluas 293,57 hektare, dan ini menjadi salah satu upaya PTPN I Regional 5 dalam meningkatkan produksi, keberlanjutan dan nilai tambah kopi nasional," ujar dia dalam keterangannya di Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (13/11).

Asep Sontani menyampaikan bahwa kolaborasi antara PTPN I dan PTPN IV melalui Kerja Sama Operasional (KSO) di Jawa Timur merupakan langkah strategis memperkuat kinerja perkebunan kopi arabika dan robusta.

Menurut dia, kopi merupakan komoditas utama dan tulang punggung PTPN I Regional 5, dan melalui KSO itu, pihaknya terus berupaya memperkuat dari sisi on farm, off farm, pemasaran, hingga kualitas produk.

"Harapannya produktivitas meningkat, kualitas membaik dan manfaatnya dirasakan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya," kata dia.

Selain karet, lanjut Asep Sontani, kopi menjadi komoditas prioritas di wilayah kerja PT Perkebunan Nusantara I Regional 5.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti instansi, dinas pertanian, dan lembaga riset penting untuk peningkatan keterampilan teknis dan mutu tanaman. Harapan kami kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas," kata dia.

Sementara Region Head PTPN IV Regional 3, Ahmad Gusmar Harahap mengatakan program KSO antara PTPN IV dan PTPN I yang berjalan sejak 2022 merupakan bentuk sinergi antar regional di bawah Holding Perkebunan Nusantara.

"Program ini memperkuat kinerja bersama, baik dari sisi pendanaan maupun perbaikan kultur teknis tanaman. Dengan replanting terencana, kami ingin memastikan produktivitas meningkat dan kualitas kopi tetap terjaga," katanya.

Dewan Penasihat Petani Ijen Berdaulat (PIB), KH. Zakaria Muchtar mengemukakan kegiatan tanam perdana kopi itu penting untuk menjaga kelestarian alam sebagai amanah moral dan spiritual.

"Menjaga tanaman dan lingkungan adalah perintah Allah, segala persoalan harus diselesaikan dengan musyawarah, bukan anarkis. Mari kita rawat kawasan Ijen agar tetap lestari dan membawa keberkahan," tuturnya.

Perwakilan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN XII, Thomas Evaluanto Nugroho menambahkan, kegiatan ini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Kami mendukung penuh langkah positif ini, ada sekitar 3.000 pekerja yang terlibat langsung mulai dari pengelolaan tanaman, perawatan, hingga panen. Dengan investasi berkelanjutan seperti ini, roda ekonomi masyarakat akan terus berputar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.