Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaikindo Akan Revisi Target Penjualan Mobil Nasional Capai 900 Ribu Unit

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 17:37 WIB | Oleh:
Gaikindo Akan Revisi Target Penjualan Mobil Nasional Capai 900 Ribu Unit Doc: Antara/NOVRIAN ARBI
Ket. Pengunjung melihat sejumlah kendaraan yang dipajang dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/10).

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berencana merevisi target penjualan mobil nasional yang awalnya ditargetkan mencapai 900 ribu unit.

“Kami akan rapat dengan anggota dulu, baru melakukan revisi target 2025” kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto dihubungi dari Jakarta, Kamis (13/11).

Jongkie menyebut, keputusan untuk merevisi target akan dilakukan usai mencapai persetujuan dari seluruh anggota Gaikindo.

“Iya, pasti” kata Jongkie ketika ditanya apakah dalam pembahasan rapat berencana merevisi target tersebut.

Rencana revisi target ini menyusul data Gaikindo per Oktober, di mana penjualan mobil wholesales baru mencapai 635.844 unit dari target 2025 sebanyak 900.000 unit.

Meski begitu, Gaikindo belum memastikan angka pasti koreksi target yang akan dicapai dalam sisa sekitar satu setengah bulan ke depan.

“Nanti akan diumumkan.” imbuh Jongkie.

Diketahui selama Januari hingga Oktober 2025, penjualan wholesales mobil di Indonesia mencapai 635.844 unit. Angka ini menurun 10,6 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 711.064 unit.

Pengamat Ekonomi Josua Pardede menilai kondisi penurunan penjualan mobil ini terjadi karena kondisi ekonomi masyarakat yang terbilang berat.

"Kami perkirakan memang overall cenderung masih cukup berat karena efek daya beli dan PPN," tulisnya dalam pesan singkat kepada Antara.

Meski demikian, ia menyakini kondisi pasar yang lesu ini bisa dikoreksi dan membaik di tahun depan.

Lebih lanjut, berdasarkan data penjualan itu, terlihat bahwa penjualan paling banyak masih berasal dari segmen kendaraan penumpang, disusul segmen kendaraan niaga terutama dari jenama Mitsubishi Fuso, Isuzu, dan Hino.

Dalam posisi lima besar penjualan teratas jenama-jenama asal Jepang terlihat menguasai pasar, dengan Toyota masih memimpin penjualan sama seperti September 2025 dengan persentase penjualan 31,8 persen atau sebanyak 202.376 unit selama 10 bulan terakhir.

Posisi kedua diisi oleh Daihatsu dengan total penjualan 107.090 unit setara dengan 16,8 persen, lalu di posisi ketiga ada Mitsubishi Motors dengan total penjualan 56.516 unit dengan persentase 8,9 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.