Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelaran JICOMS 2025, Ajang Polimedia Perkuat Dunia Industri Kreatif

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 17:38 WIB | Oleh:
Gelaran JICOMS 2025, Ajang Polimedia Perkuat Dunia Industri Kreatif Doc: ANTARA/Sean Filo Muhamad
Ket. Kegiatan Jakarta International Conference on Multidiscipinary Studies toward Creative Industries (JICOMS) 2025 yang digelar oleh Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) di Jakarta, Rabu (12/11).

JAKARTA - Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) berupaya memperkuat dunia industri kreatif di tanah air melalui pergelaran Jakarta International Conference on Multidiscipinary Studies toward Creative Industries (JICOMS) 2025.

Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika di Jakarta, Rabu (12/11), mengatakan acara tahunan yang digelar untuk kali keempat pada tahun ini mengusung tema "Creativepreneurship in the Digital Era: Empowering Creative Industries for Global Excellence".

"Kegiatan ini merefleksikan atau mengimplementasikan riset-riset dari para dosen bidang ekonomi kreatif, baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Ia menjelaskan sejumlah kampus asing, seperti Korea University of Media Arts, Avila University dari Amerika Serikat, dan Chengdu Industry & Trade College dari Tiongkok serta Studio Orient Matahari, mewakili pihak industri turut dilibatkan dalam kegiatan ini.

Dalam kegiatan ini, kata dia, 77 karya berasal dari berbagai institusi pendidikan di dalam dan luar negeri turut dipresentasikan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya dapat memberikan dampak yang signifikan dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,

"Jadi bagaimana kita bisa membuka peluang, bahwa sebenarnya ekonomi kreatif itu memiliki peluang besar untuk bisa mendukung Indonesia Emas 2045," ujar dia.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemnekraf) Agustini Rahayu mengatakan kegiatan ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam memperkuat dunia industri kreatif di tanah air.

Ia menyebut program-program Kemnekraf memiliki empat tujuan utama, di antaranya peningkatan produk domestik bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai ekspor dan investasi, serta meningkatkan nilai tambah pada bidang ekonomi kreatif.

"Industri kreatif ada di dalamnya kan, jadi Kemenekraf ini mengurus industri kreatif agar punya nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. Jadi, ini menjadi satu industri yang mana kreativitas itu tidak hanya artwork, tapi juga ini adalah sebuah industri (yang harus didukung)," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Nasional
DPR Sahkan RUU Satu Data In...
Megapolitan
Gubernur DKI Usul Jakarta-J...
Nasional
Retno Marsudi: Miliaran Ora...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.