Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Kaltim Waspadai Banjir akibat Hujan Intensitas Sedang hingga Tinggi

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga Kaltim Waspadai Banjir akibat Hujan Intensitas Sedang hingga Tinggi Doc: Antara
Ket. Seorang warga menuntun sepeda motor di Jalan Damanhuri Samarinda, yang dilanda banjir akibat hujan di kawasan itu.

Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda meminta warga Kalimantan Timur (Kaltim) mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir, sebagai dampak dari hujan intensitas sedang hingga tinggi pada 10 hari ke depan.

"Peringatan dini kami sampaikan karena hujan dapat menyebabkan banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, hingga kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang dan petir," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor, di Samarinda, Selasa (11/11).

Pada prakiraan potensi curah hujan Dasarian II (11-20 November) 2025, lanjutnya, secara umum wilayah Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah antara 50–150 milimeter (mm) dengan peluang hujan lebih dari 70 persen.

Sedangkan sebagian wilayah Kaltim, khususnya Kabupaten Kutai Barat bagian utara, Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, Kabupaten Berau bagian barat, dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan, diprakirakan mengalami curah hujan dengan kategori tinggi antara 150–300 mm dengan peluang hujan berkisar antara 60–90 persen.

Ia melanjutkan, pada prakiraan deterministik curah hujan Dasarian II November 2025, sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan akan mengalami curah hujan dengan kategori menengah antara 50–150 mm.

Sementara sebagian wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara, Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, Kabupaten Berau bagian barat, dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi antara 150–300 mm.

Untuk prakiraan deterministik sifat hujan Dasarian II November, lanjut Riza, secara umum wilayah Kaltim akan mengalami sifat hujan dengan kategori atas normal antara 116–200 persen.

"Sementara itu, sebagian kecil wilayah seperti Kabupaten Mahakam Ulu bagian utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Timur diprakirakan mengalami sifat hujan dengan kategori normal antara 85–115 persen," katanya.

Selain itu, BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda juga mengungkap hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian I November (1-10 November 2025), meski secara umum wilayah Kaltim mengalami hujan, namun ada juga wilayah yang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan.

"Sejumlah wilayah Kaltim mengalami HTH dengan kategori sangat pendek antara 1–5 hari hingga kategori pendek antara 6–10 hari. Durasi HTH terpanjang tercatat di Kabupaten Berau, tepatnya di Kecamatan Teluk Bayur, dengan HTH selama delapan hari," ujar Riza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.