Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unpatti Beri Bekal Guru SMA soal Pendidikan Berbasis AI

📅 Senin, 10 Nov 2025, 07:28 WIB | Oleh:
Unpatti Beri Bekal Guru SMA soal Pendidikan Berbasis AI Doc: antara foto
Ket. Pelatihan para guru soal pendidikan berbasis AI oleh Unpatti.

AMBON - Universitas Pattimura (Unpatti) memberi pelatihan kepada para guru SMA/SMK di Maluku Barat Daya (MBD) dalam penerapan pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Rektor Unpatti, Prof Freddy Leiwakabessy di Ambon, Minggu (9/11), menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus untuk mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.

“Kemampuan memanfaatkan AI dalam proses belajar-mengajar bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Guru harus dibekali dengan keterampilan digital yang relevan agar mampu menciptakan pembelajaran inovatif dan kompetitif,” ujarnya.

Pelatihan digelar secara kolaboratif oleh dua program studi PSDKU Unpatti MBD, yakni Pendidikan Matematika dan Peternakan.

Ia menjelaskan,pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan perangkat digital modern yang mampu memperkaya metode pembelajaran di kelas.

“Tim kami memperkenalkan platform berbasis AI seperti Gimkit, Canva, dan media edukasi FarmQuest yang dapat membantu guru menciptakan pembelajaran lebih menarik. Teknologi ini kami harap jadi alat bantu efektif untuk memantik minat belajar siswa,” ujarnya.

Para guru mengikuti pengenalan dan praktik langsung penggunaan Gimkit, sebuah aplikasi evaluasi berbasis permainan yang memanfaatkan dukungan AI. Sesi ini dipandu oleh Michael Inuhan dan mendapat respons positif dari peserta.

Menurutnya, penggunaan Canva berbasis AI, mulai dari fitur utama hingga pemanfaatan template yang dapat disesuaikan dengan berbagai mata pelajaran. Sementara FarmQuest merupakan media pembelajaran berbentuk permainan yang turut dibagikan templatenya untuk dimodifikasi para peserta.

Antusiasme terlihat saat para guru mencoba memodifikasi template FarmQuest melalui Canva serta memainkan langsung media tersebut dalam suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Prof Freddy Leiwakabessy mengatakan program seperti ini akan terus diperluas sebagai bagian dari upaya Unpatti meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku.

“Kami ingin memastikan guru di daerah memiliki akses dan kemampuan memanfaatkan teknologi terkini agar pembelajaran semakin inklusif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.