• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Sinopsis Film Sampai Titik...

Sinopsis Film Sampai Titik Terakhirmu: Cinta Tulus yang Bertahan di Tengah Ujian

Minggu, 09 Nov 2025, 09:52 WIB

JAKARTA - Film Sampai Titik Terakhirmu garapan sutradara Dinna Jasanti menjadi persembahan terbaru dari LYTO Pictures yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 November 2025. Film ini diangkat dari kisah nyata dua kreator konten, Albi Dwizky dan mendiang Shella Selpi Lizah, yang sempat viral karena kisah cinta tulus mereka. Melalui peran Arbani Yasiz dan Mawar de Jongh, kisah tersebut dihidupkan kembali menjadi potret cinta yang mengharukan dan penuh makna.

Mengusung tema cinta di tengah perjuangan melawan penyakit, Sampai Titik Terakhirmu tidak hanya menghadirkan kisah romantis, tetapi juga refleksi tentang keteguhan hati dan keikhlasan. Cerita dimulai dari pertemuan tak terduga antara Albi, seorang perantau yang pendiam, dan Shella, gadis ceria yang aktif sebagai atlet sepak bola serta kreator konten. Dari pertemuan sederhana itu, tumbuh hubungan yang hangat dan jujur, hingga akhirnya kebahagiaan mereka diuji ketika Shella didiagnosis mengidap kanker ovarium. Di tengah waktu yang kian menipis, Albi memilih tetap setia mendampingi, menjadikan cinta mereka sebagai kekuatan untuk bertahan.

Ket. Foto: — Sumber: YouTube/Cinema 21

Film ini tidak sekadar menyoroti kisah cinta yang berakhir tragis, melainkan perjalanan dua insan yang menemukan makna sejati dari kasih dan kehidupan. Melalui penggambaran hubungan yang tulus dan realistis, penonton diajak merasakan perjuangan keduanya melawan takdir yang tidak berpihak, namun tetap memelihara harapan hingga akhir.

Arbani Yasiz berhasil menghidupkan karakter Albi sebagai sosok sederhana namun hangat, yang mencintai dengan sepenuh hati. “Aku enggak mau cuma sekadar mirip. Aku ingin benar-benar memahami kenapa Albi bisa setulus itu,” ujar Arbani, menceritakan proses pendalaman perannya. Sementara itu, Mawar de Jongh menampilkan karakter Shella dengan emosi yang dalam. “Aku belajar kalau Shella enggak pernah kehilangan senyum, bahkan ketika dia tahu sakitnya makin berat,” tutur Mawar.

Keduanya menghadirkan chemistry yang kuat dan natural, membuat penonton terhanyut dalam kisah yang terasa nyata. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar juga menjadi elemen penting dalam film ini, memperlihatkan bahwa cinta sejati bukan hanya milik dua orang, tetapi juga tumbuh dari kasih dan kepedulian orang-orang di sekitar mereka.

Sampai Titik Terakhirmu menjadi film yang tidak hanya mengisahkan cinta, tetapi juga mengajarkan ketulusan, keberanian, dan makna kebersamaan di tengah keterbatasan. Sebuah kisah yang membuktikan bahwa cinta sejati tidak berhenti di akhir perjalanan, melainkan terus hidup di setiap kenangan.

  • Sampai Titik Terakhirmu
  • Film Sampai Titik Terakhirmu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Reza Aditya Firdaus

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.