Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerbangan AS Chaos Imbas Shutdown Pemerintah

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 15:46 WIB | Oleh:
Penerbangan AS Chaos Imbas Shutdown Pemerintah Doc: AFP
Ket. Ilustrasi armada pesawat komersil di Bandara Internasional John F Kennedy, New York, AS.

WASHINGTON DC - Lebih dari 1.000 penerbangan di Amerika Serikat (AS) dibatalkan pada Jumat (7/11), seiring pengurangan lalu lintas udara yang terjadi di tengah kondisi kekurangan staf pengawas lalu lintas udara di tengah penutupan (shutdown) pemerintah federal terpanjang dalam sejarah AS.

Situs web pelacakan penerbangan AS, FlightAware, menunjukkan pada Jumat tersebut hingga pukul 17.00 waktu setempat, 4.309 penerbangan ditunda dan 1.002 penerbangan dibatalkan.

Hal ini terjadi setelah Departemen Transportasi AS dan Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/FAA) AS pada Rabu (5/11) mengumumkan pemerintah federal akan mengurangi lalu lintas penerbangan di 40 lokasi mulai Jumat (7/11).

Rencana pembatalan penerbangan yang diamanatkan FAA menyerukan pengurangan operasi sebesar 4 persen pada Jumat itu. Pengurangan operasi akan dinaikkan menjadi 6 persen pada Selasa (11/11) depan, kemudian 8 persen pada Kamis (13/11) depan, dan 10 persen pada Jumat (14/11) depan.

Administrator FAA Bryan Bedford mengatakan pada awal pekan ini bahwa pengurangan 10 persen dalam kapasitas terjadwal akan sesuai untuk "terus mengurangi tekanan pada staf pengawas (lalu lintas udara) kami, dan karena kami terus melihat adanya kekurangan staf, akan ada langkah-langkah tambahan yang akan diambil di pasar-pasar tertentu."

Menteri Transportasi AS Sean Duffy pada Jumat yang sama mengatakan pengurangan penerbangan dapat mencapai 20 persen jika shutdown pemerintah berlarut-larut.

Sejak shutdown pemerintah federal AS dimulai, sekitar 13.000 staf pengawas lalu lintas udara dan sekitar 50.000 petugas keamanan bandara terpaksa bekerja tanpa dibayar. Duffy baru-baru ini mengatakan bahwa beberapa staf pengawas lalu lintas udara bekerja selama 10 jam sehari, enam hari dalam sepekan.

Meningkatnya jumlah karyawan yang mengambil cuti, yang menyebabkan kekurangan staf yang parah di industri penerbangan, memperburuk penundaan penerbangan di berbagai wilayah, serta meningkatkan kekhawatiran akan keselamatan penerbangan.

Data dari FlightAware menunjukkan ribuan penerbangan di seluruh AS mengalami penundaan setiap harinya. Lebih dari 7.000 penerbangan di dalam, menuju, atau keluar AS mengalami penundaan pada Kamis (6/11). Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.