Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Buka Ruang Dialog Perkuat Ekosistem Fotografi Nasional

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 18:53 WIB | Oleh:
Kemenekraf Buka Ruang Dialog Perkuat Ekosistem Fotografi Nasional Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Agustini Rahayu, memberi sambutan pada diskusi bertajuk “Mendengar dari Balik Lensa” di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Jumat (7/11).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemnekraf) membuka ruang dialog untuk memperkuat ekosistem fotografi nasional.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Agustini Rahayu menegaskan bahwa ekosistem fotografi sebagai bagian penting dari subsektor ekonomi kreatif nasional.

“Kami ingin mendengar langsung dari para pelaku fotografi tentang dinamika dan tantangan di lapangan. Salah satu tugas kami membuka jalur distribusi dan komersialisasi bagi setiap subsektor agar roda ekonomi kreatif tetap bergerak,” ujar Agustini, dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/11).

Dalam hal ini Kemenekraf salah satunya memfasilitasi dialog nasional bertajuk "Mendengar dari Balik Lensa" yang digelar di Jakarta, Jumat (7/11) menanggapi maraknya konflik dan perdebatan seputar etika fotografi di ruang publik.

Inisiatif ini bertujuan menjembatani kepentingan fotografer, komunitas, dan regulator guna menciptakan ekosistem fotografi yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Agustini, gangguan terhadap ekosistem fotografi dapat berimbas pada rantai nilai ekonomi kreatif secara keseluruhan.

“Kasus-kasus yang muncul belakangan ini cukup mengganggu alur kerja dan interaksi di industri. Karena itu, kami hadir untuk memfasilitasi agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kolaboratif, bukan dengan saling menyalahkan,” tutur dia.

Agustini menegaskan bahwa peran pemerintah dalam konteks ini bukan semata sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator dan koordinator.

“Pemerintah bukan regulator yang menakutkan, tapi pihak yang menjembatani kepentingan bersama. Kami ingin memastikan industri fotografi berjalan dengan baik, sehat, dan transparan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenekraf berharap lahir sinergi berkelanjutan antara pelaku industri, komunitas, dan pemerintah dalam memperkuat tata kelola fotografi nasional.

Fotografi bukan hanya ekspresi visual, tetapi juga bagian dari kekuatan ekonomi kreatif Indonesia yang perlu dijaga bersama. Diskusi ini bukanlah hasil, melainkan bagian dari menemukan solusi bersama yang nantinya akan diteruskan ke berbagai pihak regulator.

Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekraf, Iman Santosa, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menciptakan ekosistem fotografi yang aman dan nyaman.

Ke depan, lanjut dia, Kemenekraf akan menyusun rekomendasi bersama untuk disampaikan kepada pihak terkait termasuk pemerintah daerah dan instansi lain seperti Kementerian Komunikasi dan Digital, guna menemukan solusi konkret yang menjamin keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak.

“Kami ingin membantu teman-teman fotografer menyelesaikan persoalan yang muncul di masyarakat. Tujuannya sederhana: agar ekosistem ini bisa bekerja dengan rasa aman dan saling menghargai,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.