Pemerhati: Kenaikan Tarif Transjakarta Dinilai Tetap Termurah di Asean

Sabtu, 08 Nov 2025, 15:23 WIB

JAKARTA - Wacana kenaikan tarif Bus Transjakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 semakin menguat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai perlu mengambil langkah penyesuaian tarif ini secara rasional dan mendesak.

Pemerhati ekonomi Jakarta, Zulfikar Marikar menilai, kebijakan tersebut merupakan langkah logis untuk menjaga keberlanjutan layanan.

Ket. Foto: Pemerhati ekonomi Jakarta Zulfikar Marikar — Sumber: Istimewa

Menurut dia, kenaikan tarif sebesar Rp 1.500 tergolong sangat wajar dalam konteks perubahan ekonomi jangka panjang. Selama hampir dua dekade, Transjakarta bertahan dengan tarif yang belum pernah disesuaikan sejak beroperasi tahun 2004.

Zulfikar menjelaskan, tarif Rp3.500 hanya menutup sekitar 14 persen biaya operasional. Sementara harga pokok tiket tanpa subsidi diperkirakan mencapai Rp 13.000.

“Tidak ada angkutan massal lain yang bertahan dengan tarif Rp3.500 selama 20 tahun,” ujarnya. Ia menambahkan, inflasi kumulatif mencapai 186 persen dan UMP DKI Jakarta naik lebih dari 600 persen.

Kenaikan Rp1.500 dianggap sebagai penyesuaian minimal agar kualitas dan keberlanjutan layanan tetap terjaga. Transjakarta kini telah bertransformasi menjadi transportasi publik premium dengan standar layanan modern.

Sebagai tulang punggung mobilitas warga, Transjakarta juga unggul dalam hal kenyamanan dan integrasi antar moda. Layanan ini terhubung langsung dengan MRT dan LRT melalui sistem tarif tunggal yang tetap terjangkau.

Fasilitas armada baru, halte nyaman, dan sistem informasi digital semakin memperkuat reputasi Transjakarta. Keunggulan itu menempatkannya sebagai transportasi publik berkualitas tinggi dengan tarif termurah di Asia Tenggara.

“Jika dibandingkan dengan sistem BRT di kota besar Asean, tarif Rp5.000 tetap yang paling rendah,” kata Zulfikar, seraya menegaskan nilai tersebut sepadan dengan layanan dan kenyamanan yang sudah memenuhi standar internasional.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan kelompok rentan tetap terlindungi melalui skema subsidi transportasi. Pergub DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2025 menjamin 15 kelompok masyarakat memperoleh fasilitas transportasi gratis.

Dengan demikian, lanjutnya, penyesuaian tarif tidak akan membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

"Justru langkah ini memastikan keberlanjutan sistem transportasi yang efisien, inklusif, dan modern bagi seluruh warga Jakarta," ujar dia. ils/I-1

  • Kenaikan Tarif Transjakarta

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.