Lima Alasan Maroko Jadi Tujuan Tepat untuk Liburan Musim Dingin
Sabtu, 08 Nov 2025, 10:50 WIBJAKARTA - Maroko menjadi destinasi menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin merasakan liburan musim dingin berbeda. Negara di Afrika Utara ini dapat dikunjungi tanpa visa dan menawarkan keindahan budaya serta pemandangan yang eksotis. Musim dingin menjadi waktu terbaik berkunjung karena cuaca sejuk, jumlah wisatawan lebih sedikit, dan biaya akomodasi lebih terjangkau. Selain itu, wisatawan dapat menikmati festival budaya serta aktivitas khas musim dingin seperti bermain ski di pegunungan.
Berikut lima alasan mengapa musim dingin adalah waktu ideal untuk berlibur ke Maroko.
1. Suasana Tenang dan Harga Akomodasi Lebih Terjangkau
Musim dingin merupakan periode low season di Maroko. Jumlah wisatawan lebih sedikit, sehingga tempat wisata tidak terlalu padat dan waktu berkunjung menjadi lebih nyaman. Pada periode ini, pilihan akomodasi lebih banyak dan tarif penginapan cenderung lebih rendah. Wisatawan pun dapat memesan hotel dengan lebih fleksibel tanpa harus jauh-jauh hari.
2. Cuaca Sejuk dan Nyaman untuk Beraktivitas
Meski disebut musim dingin, suhu di sebagian besar wilayah Maroko tetap bersahabat, berkisar antara 7°C hingga 20°C. Salju hanya turun di kawasan pegunungan, sementara di daerah dataran rendah cuacanya sejuk tanpa salju. Kondisi ini membuat wisatawan dapat menjelajahi kota, pasar tradisional, dan gurun dengan lebih nyaman dibandingkan saat musim panas yang sangat terik.
3. Membantu Perekonomian Masyarakat Lokal
Berlibur ke Maroko pada musim sepi turut mendukung perekonomian warga setempat yang bekerja di sektor pariwisata. Banyak restoran, hotel, dan pemandu wisata yang mengandalkan penghasilan dari kunjungan wisatawan luar musim. Wisatawan juga bisa merasakan pengalaman autentik dengan menginap di rumah penduduk, seperti di kota Bhalil, dan mengenal kehidupan lokal secara langsung.
4. Menyaksikan Festival Bunga Almond
Festival Bunga Almond menjadi daya tarik tersendiri di musim dingin, biasanya digelar pada minggu kedua Februari. Festival ini menampilkan keindahan pohon almond yang sedang bermekaran di kawasan Toundoute dan desa Tafraoute. Selain menikmati panorama bunga berwarna merah muda dan putih, pengunjung dapat menyaksikan tarian tradisional, pertunjukan rakyat, dan mencicipi kuliner khas berbahan dasar almond.
5. Menikmati Ski di Pegunungan Atlas
Bagi pencinta olahraga musim dingin, Maroko memiliki resor ski terkenal bernama Oukaïmeden, yang terletak di Pegunungan Atlas dekat Gunung Toubkal. Musim ski berlangsung dari Desember hingga Maret, dengan puncak aktivitas pada Januari. Wisatawan dapat menikmati ski maupun snowboard di lintasan sepanjang 10 kilometer yang dilengkapi tujuh kereta gantung.
Musim dingin di Maroko menghadirkan perpaduan antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan pengalaman wisata yang menenangkan. Bagi wisatawan Indonesia, ini menjadi kesempatan langka menikmati pesona negeri eksotis tanpa repot mengurus visa.
- Maroko
- wisata maroko
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Reza Aditya Firdaus
Berita Terkait:
-
Menteri PPPA Dorong Kaum Perempuan Berpartisipasi Awasi Jalannya Pemilu
-
Bek Senior Timnas Inggris Kieran Trippier Putuskan Tinggalkan Newcastle di Akhir Musim
-
Pertamina Internasional EP Lepas Pengapalan Perdana 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia
-
Tes Kemampuan Akademik Siswa SD Dijadwalkan April 2026
-
Menkeu: Rokok Ilegal Diampuni, Namun Nantinya Harus Bayar Cukai
-
Laga Penghormatan Buat Popovic, Spurs Taklukan Nets
-
Menteri PPPA Peringati Hari Ibu Lewat Bakti Sosial di Muara Angke
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.