Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Muda Tampil di Malang Fashion Week 2025

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 00:25 WIB | Oleh:
Generasi Muda Tampil di Malang Fashion Week 2025 Doc: ist
Ket. model

MALANG – Saat ini menjadi ajang desainer muda. Mereka diberi ruang luas untuk menampilkan hasil karya dalam jang tahunan “Malang Fashion Week (MFW) 2025.” Acara digelar untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif di daerah itu dengan melibatkan dan menampilkan karya 218 desainer pemula dari berbagai penjuru Nusantara.

Ajang fesyen terbesar di Malang Raya ini berlangsung pada 6 hingga 9 November 2025 di Malang City Point, Kota Malang, Jawa Timur. "MFW pada tahun ini memasuki tahun ke delapan yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Malang berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Malang," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Febrina dalam pembukaan MFW 2025 di Malang City Point di Malang, Kamis.

MFW 2025 mengusung tema besar, yakni Vectra, yang menandai era baru industri fashion dengan mengeksplorasi teknologi Artificial Intelligence (AI), inovasi berkelanjutan, serta pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kreatif. Febrina menyampaikan dukungan BI terhadap MFW merupakan bagian dari komitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan digital di Malang Raya.

“Penerapan Al dan teknologi digital dalam fashion tidak hanya sebagai bentuk kreativitas baru, tetapi juga sebagai strategi penguatan ekonomi daerah,” ujarnya. Menurutnya, integrasi desain berbasis AI dan data driven forecasting dapat mengurangi limbah industri sekaligus memperkuat komitmen Indonesia terhadap ekonomi hijau dan inovasi inklusif.

Selain melibatkan ratusan karya dari desainer pemula, MFW 2025 juga memberikan panggung bagi 98 desainer profesional, baik nasional maupun internasional, seperti Hayden Ng (Singapura), Phillip (Yogyakarta), dan Thet Su Waddy (Myanmar). Dalam gelaran MFW 2025 yang berlangsung selama empat hari itu, ditargetkan jumlah pengunjung mencapai 11 ribu lebih.

Untuk memeriahkan agenda MFW tersebut, sejumlah kegiatan juga digelar, di antaranya Trend Forecasting Seminar, Fashion Design & Modelling Competition, Trunk Show Road to MFW, Kolaborasi UMKM x Designer, Fashion Talks, hingga Grand Show Malang Fashion Week 2025 yang menampilkan belasan model.

“Melalui kolaborasi antara UMKM dan desainer profesional, MFW 2025 membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkuat branding, kualitas produk, serta konektivitas ke pasar nasional dan global,” ujarnya. BI juga mendorong adopsi pembayaran digital dan QRIS bagi pelaku industri fesyen. Sejalan dengan agenda nasional untuk pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Tahun ini, MFW ditargetkan menggerakkan nilai ekonomi lebih dari Rp8 miliar, mencakup sektor fasyen, kuliner, akomodasi, dan pariwisata.

Febrina menegaskan Malang kini sejajar dengan Jakarta dan Yogyakarta sebagai salah satu dari tiga kota penyelenggara fashion week terbesar di Indonesia. Melalui MFW, Febrina berharap potensi lokal bisa berkembang dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di sektor industri kreatif yang mampu menyerap tenaga kerja kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Medan Tunjukkan Taringnya

42 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.