Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Luncurkan Penangkaran Panda Raksasa Baru di Sichuan

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Tiongkok Luncurkan Penangkaran Panda Raksasa Baru di Sichuan Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Anak-anak panda raksasa terlihat dalam sebuah acara penampilan kelompok untuk merayakan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek di Pusat Penelitian dan Penangkaran Panda Raksasa Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 23 Januari 2025. Dua puluh lima anak panda raksasa dikumpulkan di dua pusat penangkaran di Provinsi Sichuan.

CHENGDU, TIONGKOK - Tiongkok meluncurkan fasilitas penangkaran panda raksasa baru di Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, untuk mendukung upaya pengembangbiakan panda, serta penelitian dan komunikasi internasional tentang spesies endemik terkenal itu, memperluas Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok (China Conservation and Research Center for the Giant Panda/CCRCGP) ke lima lokasi di seluruh negara itu.

Sebagai bagian dari peningkatan upaya Tiongkok untuk melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati, fasilitas baru ini memulai operasi uji coba setelah 13 panda dipindahkan ke fasilitas tersebut pada Selasa (4/11). Penangkaran itu menempati area seluas sekitar 120 hektare di Kota Mianyang, Sichuan. Penangkaran tersebut diperkirakan akan dibuka untuk umum mulai tahun depan, setelah panda-panda tersebut beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

"Panda-panda itu agak tegang di lingkungan baru mereka ini, tetapi secara keseluruhan mereka baik-baik saja," kata Huang Zhi, yang memimpin operasi tim persiapan penangkaran Mianyang. Untuk memudahkan transisi, penangkaran tersebut mengerahkan tim berpengalaman untuk mengawasi panda-panda tersebut dengan ketat.

Survei panda nasional keempat di Tiongkok mencatat 418 panda raksasa liar di Mianyang, sekitar 22,4 persen dari total populasi panda di negara itu, dan merupakan jumlah tertinggi di antara kota-kota setingkat prefektur di Tiongkok.

Sejak tahun 1980-an, CCRCGP telah mengatasi sejumlah tantangan utama dalam penangkaran, dan berhasil meningkatkan populasi panda secara stabil dari hanya enam ekor pada 1983 menjadi lebih dari 380 ekor saat ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.