Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Megathrust Mentawai Disimulasikan, Ratusan Ribu Warga Padang Jalani Latihan Evakuasi Tsunami

26 Rabu, 05 Nov 2025, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Megathrust Mentawai Disimulasikan, Ratusan Ribu Warga Padang Jalani Latihan Evakuasi Tsunami Megathrust Mentawai Disimulasikan, Ratusan Ribu Warga Padang Jalani Latihan Evakuasi Tsunami Doc: Antara Foto
Ket. Petugas membantu evakuasi warga yang terluka saat digelarnya Tsunami Drill di Padang, Sumatera Barat, Rabu (5/11/2025).

Ratusan ribu warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengikuti Tsunami Drill atau simulasi tsunami yang menskenariokan gempa bumi berpotensi tsunami akibat aktivitas patahan Megathrust Mentawai.

"Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi tsunami. Masyarakat harus tahu ke mana menuju saat terjadi gempa," kata Wali Kota Padang Fadly Amran usai pelaksanaan Tsunami Drill di Kota Padang, Rabu.

Simulasi tsunami yang dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB itu diikuti oleh masyarakat dari delapan kecamatan dan 55 kelurahan yang tergolong daerah rawan bencana. Latihan juga melibatkan unsur pemerintahan, BUMN/BUMD, hingga pelajar.

Meskipun sempat diguyur hujan, pelaksanaan simulasi tsunami di daerah Bungus Teluk Kabung, Pasar Raya, Sawahan, dan Koto Tangah, berjalan sesuai arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

"Seluruh titik kumpul telah tersosialisasikan dengan baik," ujar mantan Wali Kota Padang Panjang itu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang juga membagikan 55 denah lokasi evakuasi di kelurahan rawan tsunami. Selain shelter pemerintah, masjid, sekolah, dan kantor pemerintahan yang tahan gempa juga bisa dijadikan tempat evakuasi sementara.

Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi menjelaskan apabila sumber tsunami berasal dari zona Megathrust, maka wilayah pesisir Sumbar memiliki golden time antara 20 hingga 30 menit. Sedangkan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai hanya memiliki waktu sekitar 10 menit.

"Latihan ini penting untuk melatih kesiapsiagaan dan kecepatan respons masyarakat, baik dalam mengenali gejala alam, memahami sistem peringatan dini, maupun melakukan evakuasi mandiri," ujarnya.

Dalam simulasi tersebut digunakan pemodelan gempa Nias Selatan. Berdasarkan skenario itu, ketinggian gelombang tsunami yang mencapai pesisir Kota Padang diperkirakan maksimal lima meter dengan gelombang sisa yang menjalar ke wilayah tengah kota sekitar 20 centimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker: BSU 2026 Masih Dikaji

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemnaker: BSU 2026 Masih Di...

DPR Dukung Penindakan Tegas Pelaku Karhutla

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR Dukung Penindakan Tegas...

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polda Metro Gelar Operasi P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.