Gubernur Dedi Mulyadi Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana di Jawa Barat

Rabu, 05 Nov 2025, 16:18 WIB

Jajaran pemangku kebijakan di Provinsi Jawa Barat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana ekologis di wilayah ini seiring dengan peningkatan cuaca ekstrem.

"Kita bisa melihat dari rangkaian apel kesiapsiagaan bencana tadi kita bisa memahami kekurangan-kekurangan yang ada pada kita seperti apa," kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana di kawasan Gedung Sate Bandung, Rabu.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar, Pangdam Siliwangi, dan jajaran Forkopimda JawaBarat meninjau kesiapan pasukan dalam apel Kesiapsiagaan Bencana di Gedung Sate Bandung, Rabu (5/11/2025). — Sumber: Antara Foto

Dedi Mulyadi menjelaskan, apel siaga tersebut penting untuk mengidentifikasi kekurangan peralatan. Berkaca dari pengalaman bencana di Sukabumi, ia menyoroti sulitnya transportasi menembus lokasi bencana akibat infrastruktur yang hancur sehingga butuh penguatan peralatan dan pengadaan fasilitas kesehatannya.

Selain itu, Dedi juga menekankan perlunya penguatan koordinasi lintas instansi di Jawa Barat yang pusat komandonya akan didirikan di lima kantor gubernur.

Sementara itu, Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Rudi Setiawan, yang menginisiasi apel tersebut, mengatakan data kebencanaan di Jabar sangat serius, yang dari awal tahun 2025 ada ribuan bencana yang terjadi.

"Berdasarkan data di Jawa Barat, terakhir ini sudah 25 kejadian pada bulan November, dan sejak Bulan Januari ada 1.500-an bencana yang terjadi. Oleh sebab itu kita perlu serius," kata Rudi.

Kapolda menegaskan, Jawa Barat tidak bisa menangani sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh komponen di bawah kepemimpinan Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyoroti tantangan budaya masyarakat yang dinilainya masih abai terhadap peringatan dini.

"Culture orang Indonesia ini gak percaya sama BMKG, tidak percaya pada early warning. Tapi lamun geus boga batu (Tapi kalau sudah kena bencana), baru percaya. Ini harus dibenerin. Kita punya komponen darat, laut, udara, dan kepolisian. Mudah-mudahan menjadi jalan bagi penyelesaian berbagai problem masalah yang ada," tuturnya.

Dalam apel ini sendiri, diturunkan sebanyak 2.500 personil gabungan, mulai dari Polri, TNI, BPBD dan juga relawan yang diikutsertakan.

  • Apel Kesiapsiagaan Bencana

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.