Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Optimistis Ekonomi Domestik Membaik Akhir 2025, IHSG Siap Menguat

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Optimistis Ekonomi Domestik Membaik Akhir 2025, IHSG Siap Menguat Doc: ANTARA

JAKARTA - Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat pada perdagangan Selasa, dengan sentimen akan berasal dari tingkat domestik.

Sentimen akan berasal dari pelaku pasar yang bersikap optimis terhadap membaiknya perekonomian dalam negeri pada akhir tahun 2025.

"IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menguji level 8.300-8.350," ujar Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, Ratna mengatakan optimisme pelaku pasar terhadap membaiknya ekonomi dalam negeri dan kinerja pasar modal yang cenderung membaik pada akhir tahun, akan mendorong penguatan IHSG.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indonesia periode Oktober 2025 sebesar 0,28 persen month to month (mtm) atau 2,86 persen year on year (yoy), meningkat dari sebesar 0,21 persen (mtm) dan 2,65 persen (yoy) pada September 2025.

Kemudian, indeks PMI Manufaktur Indonesia meningkat ke level 51,2 pada Oktober 2025, dari sebelumnya di level 50,4 pada September 2025 atau merupakan kenaikan selama tiga bulan berturut-turut.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 4,34 miliar dolar AS pada September 2025, atau menurun dari surplus 5,49 miliar dolar AS pada Agustus 2025.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar mencermati data aktivitas manufaktur China. Data PMI resmi dari Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China pada Oktober 2025 menyusut ke level terendah dalam enam bulan, yaitu di angka 49,0.

Dari mancanegara, Ratna menjelaskan, komentar dua pejabat Federal Reserve (The Fed) meredam harapan terhadap penurunan suku bunga The Fed pada Desember 2025 mendatang. Kekhawatiran terhadap inflasi sebagai alasan untuk berhati-hati terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut.

"Penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung, yang hampir menjadi penutupan terpanjang dalam sejarah AS, telah membuat investor dan The Fed kehilangan serangkaian data penting yang diperlukan untuk menilai kondisi ekonomi AS," ujar Ratna.

Pada perdagangan Senin (03/11), bursa saham Eropa ditutup variatif, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,30 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,16 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,73 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,14 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup variatif pada perdagangan Senin (03/11), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,48 persen ditutup di level 47.336,68, indeks S&P 500 menguat 0,17 persen ke level 6.852,51, indeks Nasdaq Composite menguat 0,44 persen dan ditutup di level 25.972,75.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.