Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu: Pemerintah Targetkan Realisasi Investasi Capai Rp1.905 Triliun

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Menkeu: Pemerintah Targetkan Realisasi Investasi Capai Rp1.905 Triliun Doc: Instagram @menkeuri
Ket. Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 1.905,6 triliun pada tahun ini. Target tersebut disebut sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan investasi tersebut tidak hanya mengandalkan sumber dari dalam negeri tetapi juga dari investor asing.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan bersikap bergantung atau meminta-minta kepada pihak luar. Sebab, menurut dia, pihak asing tidak akan serta merta membangun bangsa Indonesia.

"Apakah saya undang investasi asing? Ya ngundang, tapi saya nggak akan memohon-mohon (investor asing). Kenapa? Saya termasuk yang percaya asing nggak akan bangun negara kita," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI di Senayan, Senin (3/11).

Menurut Purbaya, investor asing umumnya datang ke Indonesia untuk memanfaatkan pertumbuhan ekonomi nasional atau semata-mata demi kepentingan bisnis mereka sendiri.

Karena itu, Purbaya menilai perlu selektivitas dalam memberikan akses investasi kepada asing. Pemerintah hanya akan membuka peluang investasi bagi perusahaan yang membawa teknologi baru dan memberikan efek limpahan (spillover) yang dapat memperkuat daya saing nasional.

"Pasti akan saya cari yang ada spillover technology-nya, kalau tukang jahit baju aja nggak usah diundang ke sini, udah banyak di sini. Yang kita punya nggak usah dibuka, tapi yang kita nggak punya kita buka, itu strategi kita ke depan," kata dia.

Purbaya menambahkan, meskipun urusan investasi secara langsung berada di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Namun, Kementerian Keuangan tetap memiliki instrumen untuk mengintervensi jika ada investor asing yang dinilai tidak memberi manfaat.

"Walaupun saya ini di Kementerian Keuangan, katanya bukan urusan saya, saya punya instrumen pajak, instrumen tarik. Kita kerjain dari itu kalau mereka ngotot," ucap dia.

Sementara itu, BKPM melaporkan realisasi investasi pada kuartal III 2025 telah mencapai Rp 491,4 triliun. Atau sekitar 25,8% dari target tahun ini.

Secara kumulatif, realisasi sepanjang Januari-September 2025 mencapai Rp 1.434,3 triliun, atau telah mencakup 75,3% dari target tahunan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
RI Dorong ASEAN Tancap Gas ...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.