Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gebrakan SGC di Lampung! Gandeng Petani Bangun Kemitraan Tebu Jangka Panjang, Akhiri Krisis Harga Singkong!

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 09:15 WIB | Oleh:
Gebrakan SGC di Lampung! Gandeng Petani Bangun Kemitraan Tebu Jangka Panjang, Akhiri Krisis Harga Singkong! Doc: Istimewa
Ket. Sugar Group Companies Bangun Sinergi dengan Petani Tubaba Melalui Kemitraan Tebu Jangka Panjang.

JAKARTA - Komitmen Sugar Group Companies (SGC) dalam memberdayakan ekonomi rakyat tak berhenti pada produksi gula semata. Kini, perusahaan raksasa tersebut menggulirkan Program Kemitraan Tebu Jangka Panjang yang dirancang untuk membangun hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan petani lokal di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan Sosialisasi Kemitraan Tebu di Balai Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, SGC mempertegas langkah konkret mereka untuk memperluas kerja sama dengan petani di berbagai wilayah.

Acara yang dihadiri perwakilan DPRD, camat, kepala tiyuh, serta masyarakat petani ini merupakan titik ke-14 dari rangkaian sosialisasi di seluruh Lampung, mulai dari Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, hingga Lampung Tengah.

Perwakilan SGC, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan bahwa kemitraan ini hadir sebagai jawaban atas keterpurukan harga singkong yang telah lama menekan ekonomi petani. SGC menawarkan solusi jangka panjang berupa pola kemitraan berbasis tebu dengan masa kerja sama selama 10 tahun, memberikan kepastian pasar serta stabilitas pendapatan bagi petani.

“Melalui program ini, kami ingin membuka peluang baru bagi petani agar mereka memiliki penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain menjamin pemasaran hasil panen, SGC juga menyediakan pelatihan teknis dan pendampingan penuh, mulai dari penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen.

Dengan satu kali tanam yang bisa menghasilkan 3 hingga 4 kali panen, tebu dinilai lebih efisien dan ekonomis dibandingkan komoditas lain. Ditambah lagi, kondisi iklim dan tanah Lampung sangat ideal untuk budidaya tebu.

Dalam skema kemitraan ini, petani bertugas menyiapkan lahan, menanam, hingga memanen, sementara hasil panen akan disalurkan ke pabrik SGC sesuai kesepakatan. Pola tersebut diyakini dapat menciptakan ekosistem pertanian yang tangguh dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang.

Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, turut mengapresiasi langkah SGC. Ia menilai kemitraan tebu ini bukan hanya menjanjikan bagi petani, tetapi juga menjadi solusi nyata terhadap fluktuasi harga singkong yang sering kali membuat petani merugi.

“Program ini adalah peluang emas. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya sebaik mungkin,” ucapnya.

Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk mendukung dan memperluas sinergi antara petani dan SGC, agar manfaat program ini menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, SGC menegaskan tekadnya menjadikan Lampung sebagai lumbung tebu nasional sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.