Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Gempa M4,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Gempa M4,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Doc: Antara Foto
Ket. BMKG merilis peta gempa magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Donggala dan dirasakan di Kota Palu, Selasa (4/11/2025).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya setelah gempa magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Gempa terjadi sekitar pukul 17:23 WITA dengan parameter magnitudo 4,6 terletak pada koordinat 0,54 derajat Lintang Selatan (LS) -119,72 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di Selat Makassar, 15 kilometer arah utara Donggala dengan kedalaman 23 kilometer," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Palu Sujabar di Palu, Selasa.

Ia menjelaskan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif setempat.

Dari laporan BMKG, gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Palu (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

"Hasil pemodelan, tempat tidak berpotensi tsunami. Oleh karena itu masyarakat tetap tenang dan jangan panik," ujarnya.

Hasil pemantauan BMKG hingga Pukul 17.49 WITA, belum ada aktivitas gempa susulan, meski begitu warga diimbau tetap waspada dan tetap berhati-hati saat beraktivitas.

Ia juga mengimbau warga menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, kemudian periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan terhadap guncangan.

"Sebelum beraktivitas di dalam rumah, sebaiknya periksa apakah ada kerusakan atau tidak, sebagai bagian dari mitigasi untuk memastikan keselamatan jiwa," ucap Sujabar.

Ia menambahkan pastikan informasi kegempaan hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

"Kami memiliki sejumlah kanal media sosial, silahkan warga memantau perkembangan situasi kegempaan di laman resmi kami," kata Sujabar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.