Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Emas Palsu! Polres Situbondo Ungkap Sindikat Penjual Emas Palsu Antarkota

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Awas Emas Palsu! Polres Situbondo Ungkap Sindikat Penjual Emas Palsu Antarkota Doc: Polres Situbondo
Ket. Pelaku diperiksa penyidik Satreskrim Polres Situbondo, Jawa Timur.

SITUBONDO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, mengungkap sindikat penjual perhiasan emas palsu antarkota dengan barang bukti puluhan gram logam mulia palsu.

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan di Situbondo, Selasa, mengatakan anggota Satreskrim telah menangkap seorang pelaku inisial MJ (48) asal Desa Bajuran, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso.

"Sedangkan satu orang pelaku lainnya yang sudah kami kantongi identitasnya dalam pengejaran tim Resmob," kata AKP Rezi Dharmawan.

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengemukakan terungkapnya kasus dugaan penipuan penjualan perhiasan emas palsu itu bermula pada Kamis (30/10) lalu ada seorang perempuan berinisial IR (27), yang merupakan suruhan MJ, datang ke lapak pedagang emas di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji.

Perempuan yang disuruh oleh pelaku menjual perhiasan emas palsu seberat 10 gram seharga Rp15 juta, dan setelah transaksi korban melakukan pengecekan terhadap emas tersebut dan mendapati bahwa logam itu ternyata emas palsu.

Beberapa hari kemudian, lanjut AKP Agung, tepatnya pada Minggu (2/11) perempuan inisial IR kembali datang untuk menjual perhiasan emas lain.

Namun korban yang sudah curiga langsung mengamankan IR bersama warga sekitar, dan setelah diinterogasi, perempuan itu mengaku mendapat perhiasan tersebut dari MJ yang menunggu di rumah kontrakannya di Situbondo.

"Anggota kami bersama warga kemudian mendatangi rumah kontrakan IR dan mengamankan MJ. Saat diperiksa MJ mengaku mendapatkan emas palsu itu dari seseorang di Kabupaten Jember," kata Agung.

Dari tangan pelaku MJ, katanya, polisi menyita sejumlah barang bukti perhiasan yang diduga emas palsu dengan total berat lebih dari 40 gram serta sepeda motor tanpa pelat nomor yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk memburu pemasok utama emas palsu tersebut. Identitas pemasok sudah diketahui dan saat ini sedang kami kejar," kata Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.