Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Dody: Bukan Sekadar Serapan Anggaran, Namun Pembangunan Infrastruktur Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 23:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menteri Dody: Bukan Sekadar Serapan Anggaran, Namun Pembangunan Infrastruktur Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional di sisa tahun anggaran 2025. Hingga 30 Oktober 2025, realisasi keuangan Kementerian PU mencapai 54,07 persen dan realisasi fisik 57,83 persen dari total pagu efektif sebesar 107,16 triliun rupiah

JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional di sisa tahun anggaran 2025. Hingga 30 Oktober 2025, realisasi keuangan Kementerian PU mencapai 54,07 persen dan realisasi fisik 57,83 persen dari total pagu efektif sebesar 107,16 triliun rupiah.

Meskipun sempat mengalami penyesuaian anggaran di awal tahun untuk menjaga keseimbangan fiskal nasional, Kementerian PU tetap optimis bahwa prognosis realisasi hingga akhir tahun dapat mencapai 98,39%. 

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penyerapan anggaran mulai meningkat sejak pertengahan tahun seiring dengan penguatan pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, antara lain swasembada pangan, Inpres Jalan Daerah (IJD), Irigasi, dan Sekolah Rakyat.

“Kami sudah melakukan percepatan di seluruh unit kerja, baik di pusat maupun daerah. Program-program prioritas yang diarahkan Presiden berjalan dengan baik, dan kami optimis realisasi hingga akhir tahun akan mendekati 98,39 persen. Namun yang lebih penting bukan sekadar serapan anggaran, melainkan bagaimana infrastruktur yang kami bangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Menteri Dody pada acara Media Briefing di Kementerian PU, Jumat (31/10/2025). 

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, fokus program Kementerian PU pada tahun 2025 secara garis besar diarahkan pada penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi secara tuntas, kecuali beberapa proyek infrastruktur bersifat multi years contract (MYC) yang masih berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Selain menyelesaikan pembangunan, Kementerian PU juga menekankan pada optimalisasi fungsi infrastruktur yang telah terbangun agar manfaatnya semakin nyata dirasakan masyarakat. Misalnya, berbagai bendungan yang telah selesai dibangun kini dilengkapi dengan jaringan irigasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Upaya tersebut juga diiringi dengan peningkatan konektivitas antarwilayah, khususnya melalui pembangunan dan perbaikan jalan yang menghubungkan pusat-pusat produksi, kawasan pertanian, dan sentra ekonomi daerah. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga berfungsi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Menurut Menteri Dody, berbagai infrastruktur yang dibangun Kementerian PU pada dasarnya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan jalan, bendungan, maupun jaringan irigasi.

“Selama sepuluh tahun terakhir, kami telah membangun lebih dari 50 bendungan yang kini sebagian besar telah berfungsi optimal mendukung ketahanan pangan nasional. Semua itu bagian dari kerja nyata agar setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” tutur Menteri Dody. 

Dengan semangat percepatan, Kementerian PU akan terus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga tepat manfaat, selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan dan berkeadilan wilayah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.