Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Siapkan Sertifikasi Bebas Cesium-137 untuk Dukung Ekspor Udang Indonesia

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
KKP Siapkan Sertifikasi Bebas Cesium-137 untuk Dukung Ekspor Udang Indonesia Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Badan Mutu KKP Ishartini (kanan) melepas perdana ekspor udang bebas Cesium-137 ke Amerika Serikat di Pelabuhan Kontainer Tanjung Priok Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan skema dan tata laksana sertifikasi bebas Cesium-137 guna mendukung ekspor udang Indonesia.

"KKP melalui Badan Mutu telah menyiapkan skema dan tata laksana sertifikasi bebas Cs-137 sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan Import Alert #99-52," kata Kepala Badan Mutu KKP Ishartini dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan hal itu untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mendorong kegiatan ekspor udang yang sehat, bermutu, dan aman dikonsumsi untuk keberterimaan di negara tujuan.

"FDA AS telah menunjuk KKP sebagai Certifying Entity (CE) untuk udang Indonesia yang diekspor ke AS," ujar Ishartini.

Menurut dia, KKP telah menyiapkan serangkaian proses bisnis sertifikasi Cs-137 bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hal itu untuk memastikan udang yang diekspor ke AS bebas Cs-137 melalui kegiatan utama scanning dan testing pada titik kritis rantai produksi udang Indonesia khusus wilayah Jawa dan Lampung.

Lebih lanjut Ishartini mengatakan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melepas shipment produk udang yang telah mendapat sertifikasi bebas Cesium-137 ke Amerika Serikat (AS).

Pelepasan ekspor perdana produk udang menggunakan sertifikat bebas Cesium-137 sudah dilakukan di terminal kontainer Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Jumat (31/10).

"Tanggal 31 Oktober 2025 adalah tanggal entry into effect aturan Import Alert 99-52 di AS dan juga merupakan ekspor perdana udang Indonesia bebas Cs-137. Kita ingin tunjukkan bahwa Indonesia memiliki sistem jaminan mutu level internasional,” kata Ishartini.

Ishartini menjelaskan, ekspor perdana udang bebas Cs-137 ini terdapat 2 shipment dengan tujuan pelabuhan New York (NY) dan Los Angeles (LA).

Setelah ekspor perdana tanggal 31 Oktober, menyusul shipment selanjutnya pada 1 November dengan tujuan Miami dan Jacksonville, Amerika Serikat.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen KKP sebagai otoritas kompeten jaminan mutu produk perikanan dalam memberikan quality assurance di setiap rantai produksi perikanan sehingga produk yang dihasilkan bermutu dan aman bagi konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.