Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Es Meluas, Tak Hanya Tangerang, tapi Juga Poso

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 13:17 WIB | Oleh:
Hujan Es Meluas, Tak Hanya Tangerang, tapi Juga Poso Doc: ant
Ket. hujan es

POSO – Ini fenomena apa ya. Banyak daerah mengalami hujan es. Sebelumnya, Tangerang dan Tangerang Selatan mengalami hujan es, kini juga dialami Poso. Fenomena hujan es mengguyur Desa Taripa, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah yang viral di media social, hari ini. Hujan es terjadi, Sabtu (1/11) malam pukul 20.42 Wita.

Warga Taripa terkejut saat hujan deras disertai butiran es mengguyur desanya. Seumur hidup, mereka mengaku baru kali ini menyaksikan ada hujan es di wilayahnya.

Fenomena hujan es yang terjadi dalam hitungan menit itu tersebar di media sosial. Dalam video amatir yang diunggah akun Facebook Sandy Nawule tampak butiran es berukuran kecil menghantam atap rumah dan halaman warga di tengah hujan deras. 

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengimbau masyarakat Banten, khususnya bagian wilayah Tangerang Raya meliputi kota/kabupaten untuk waspada potensi cuaca ekstrem, seperti fenomena hujan es, hujan lebat disertai angin pada beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto di Tangerang, Sabtu menyampaikan imbauan ini agar masyarakat mewaspadai terjadinya potensi bencana hidrometeorologis.

"BMKG mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi potensi terjadinya cuaca ekstrem, seperti genangan, banjir, tanah longsor, hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang, serta hujan es pada musim hujan seperti ini," ujarnya.

Ia mengatakan sebagai langkah antisipatif BMKG menyampaikan beberapa peringatan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebencanaan, salah satunya bila terjadi hujan deras disertai angin kencang dan awan hitam, masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon serta kurangi penggunaan benda-benda elektronik.

"Selalu mewaspadai potensi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, seperti hujan lebat, petir, angin kencang dan hujan es," katanya.

Hartanto mengingatkan masyarakat selalu memantau informasi prakiraan cuaca serta peringatan dini yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG melalui laman bbmkg2.bmkg.go.id dan akun media sosial @bmkgwilayah2 atau melalui Aplikasi infoBMKG.

Sementara itu, berdasarkan analisa BMKG, cuaca ekstrem, seperti fenomena hujan es, hujan lebat disertai angin diprediksi masih berpotensi terjadi melanda wilayah kota/kabupaten Tangerang, Banten selama satu hingga tiga hari ke depan.

"Fenomena hujan es, hujan lebat masih ada potensi 1 - 3 hari ke depan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Daerah
Dua Petugas PLN Gadungan Pe...
Ekonomi
Belasan Orang Diamankan dal...

Mawar de Jongh Rilis Single Terbaru “Oh Semoga”

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.