BMKG: Cuaca Ekstrem Ancam Banten, Termasuk Tangerang Raya, Potensi Hujan Es dan Angin Kencang
Sabtu, 01 Nov 2025, 07:56 WIBBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengimbau masyarakat Banten, khususnya bagian wilayah Tangerang Raya meliputi kota/kabupaten untuk waspada potensi cuaca ekstrem, seperti fenomena hujan es, hujan lebat disertai angin pada beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto di Tangerang, Sabtu menyampaikan imbauan ini agar masyarakat mewaspadai terjadinya potensi bencana hidrometeorologis.
"BMKG mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi potensi terjadinya cuaca ekstrem, seperti genangan, banjir, tanah longsor, hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang, serta hujan es pada musim hujan seperti ini," ujarnya.
Ia mengatakan sebagai langkah antisipatif BMKG menyampaikan beberapa peringatan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebencanaan, salah satunya bila terjadi hujan deras disertai angin kencang dan awan hitam, masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon serta kurangi penggunaan benda-benda elektronik.
"Selalu mewaspadai potensi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, seperti hujan lebat, petir, angin kencang dan hujan es," katanya.
Hartanto mengingatkan masyarakat selalu memantau informasi prakiraan cuaca serta peringatan dini yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG melalui laman bbmkg2.bmkg.go.id dan akun media sosial @bmkgwilayah2 atau melalui Aplikasi infoBMKG.
Sementara itu, berdasarkan analisa BMKG, cuaca ekstrem, seperti fenomena hujan es, hujan lebat disertai angin diprediksi masih berpotensi terjadi melanda wilayah kota/kabupaten Tangerang, Banten selama satu hingga tiga hari ke depan.
"Fenomena hujan es, hujan lebat masih ada potensi 1 - 3 hari ke depan," ucapnya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Sembunyikan 2,1 Kg Ganja di Dalam Guci Air, DPO Narkoba Ini Tak Berkutik Digerebek Polisi!
-
Kapolresta Karawang: Kesadaran Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Dini.
-
170 Pendaki Semeru Berhasil Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran
-
Terkuak Skandal Kebocoran dalam Soal Ujian Beberapa Waktu Lalu, Akhirnya Mendiknas Mundur Mendadak
-
Satpol PP Bawa Pemuda Minta Uang Bermodus Habis Bensin ke Panti Sosial
-
Como vs RB Leipzig: Tim Debutan Liga Champions Tantang Semifinalis 2020
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pagi Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.