Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sugar Group Harapan Baru Petani Lampung, Tawarkan Kemitraan Tebu yang Janjikan Keuntungan dan Masa Depan Terjamin

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Sugar Group Harapan Baru Petani Lampung, Tawarkan Kemitraan Tebu yang Janjikan Keuntungan dan Masa Depan Terjamin Doc: Istimewa
Ket. Sugar Group Companies (SGC) kembali melanjutkan kegiatan sosialisasi program kemitraan tebu di Provinsi Lampung.

JAKARTA - Lampung kembali menjadi sorotan agribisnis! Kali ini, Sugar Group Companies (SGC) menghadirkan angin segar bagi petani lokal dengan memperluas program kemitraan tebu yang digadang-gadang mampu mengubah wajah pertanian daerah.

Pada pekan terakhir Oktober 2025, tim SGC kembali turun ke lapangan, menggelar sosialisasi di titik ke 12, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, Selasa, 28 Oktober, dan di titik ke 13, Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, Rabu, 29 Oktober 2025. 

Kedua kegiatan ini melengkapi total 13 titik sosialisasi yang sudah dilaksanakan di berbagai wilayah Lampung, mulai dari Tulang Bawang Barat hingga Lampung Tengah. 

Ke depan, SGC berencana menjangkau lebih banyak kecamatan agar semakin banyak petani yang bisa bergabung dan merasakan manfaatnya.

20251030222533_SGC1.jpg

Dok. Istimewa

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pemilik Sugar Group Companies, Purwaty Lee Couhault, Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, camat, kepala kampung, hingga ratusan petani dari berbagai desa. 

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan SGC, Ir. Sulis Prapto, menjelaskan bahwa program kemitraan ini hadir sebagai jawaban atas turunnya harga singkong yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama petani.

“Program kemitraan tebu ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tapi bentuk nyata dukungan jangka panjang bagi petani Lampung,” ujar Sulis. 

Ia menegaskan, SGC tak hanya menyediakan pasar yang pasti, tapi juga memberi pendampingan teknis lengkap, mulai dari cara tanam, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen.

Menariknya, budidaya tebu memiliki keunggulan luar biasa. Dengan sekali tanam, petani bisa menikmati hasil hingga tiga atau empat kali panen. 

Biaya produksi juga lebih hemat, dan kondisi iklim Lampung terbukti sangat mendukung pertumbuhan tebu berkualitas tinggi. 

Dalam sistem kemitraan ini, petani bertugas mengelola lahan hingga panen, sementara hasilnya disalurkan ke pabrik SGC dengan sistem yang transparan dan disepakati bersama.

Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, turut memberikan apresiasi tinggi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.