Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencermati Hasil Rapat FOMC, 30 Oktober 2025

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 08:40 WIB | Oleh:
Mencermati Hasil Rapat FOMC, 30 Oktober 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, hari ini (30/10), akan bergantung pada hasil rapat dewan kebi­jakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed tadi malam. Jika tak ada kejutan dari hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC), rupiah diperkirakan berger­akn datar atau cenderung melemah terhadap dollar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Le­ong memperoyeksikan rupiah cenderung bergerak datar kecuali ada kejutan pada rapat FOMC. Karenanya, Luk­man memproyeksikan kurs rupiah teradap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (30/10), ber­gerak di kisaran 16.550 –16.650 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Rabu (29/10) sore, melemah sebesar 9 poin atau 0,05 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.617 rupiah per dollar AS.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange ICDX, Taufan Dimas Hareva menga­takan pelemahan rupiah dipengaruhi ekspektasi bahwa suku bunga acuan The Fed akan bertahan tinggi lebih lama. “Hal ini menyusul sejumlah data ekonomi AS yang tetap solid, termasuk pertumbuhan PDB (Produk Domes­tik Bruto) dan klaim pengangguran mingguan yang masih stabil,” ucapnya di Jakarta, Rabu (29/10).

Sentimen lain berasal dari imbal hasil (yield) obligasi AS yang tetap tinggi turut menahan minat terhadap aset berisi­ko di kawasan Asia, termasuk kurs rupiah. Melihat dari fak­tor domestik, pelaku pasar disebut masih menantikan arah kebijakan lanjutan BI pasca mempertahankan BI-Rate pada level 6,25 persen pada pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.