Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Perkuat Keandalan Listrik Tarakan Lewat Fasilitas Regasifikasi LNG

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 22:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PLN Perkuat Keandalan Listrik Tarakan Lewat Fasilitas Regasifikasi LNG Doc: istimewa
Ket. Direktur PLN Energi Gas , Edwin Bangun (Kanan) menjelaskan manfaat infrastruktur fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG di Tarakan, Kalimantan Utara dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik kepada Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo (Dua dari Kanan) dan Gubernur Kalimantan Utara

JAKARTA– Anak Perusahaan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), yakni PLN Energi Gas, meresmikan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG (Liquefied Natural Gas) di Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin (13/10).

Infrastruktur baru ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah perbatasan Indonesia bagian utara yang selama ini bergantung pada gas pipa dari lapangan associated minyak dan BBM.

Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program Gasifikasi untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik sekaligus meningkatkan ketahanan energi mengingat BBM yang sebagian bersumber dari impor sedangkan gas tersedia di dalam negeri. Selain itu, penggunaan LNG atau gas juga akan mengurangi sepertiga emisi karbon dibandingkan BBM dalam mendukung Net Zero Emission (NZE).

Menurut Rakhmad, keberhasilan proyek Tarakan tidak lepas dari dukungan produsen LNG Kayan LNG Nusantara, pemerintah daerah provinsi maupun kota dan sinergi antar instansi.

“Koordinasi antara PLN Energi Primer Indonesia, PLN Energi Gas, Kayan LNG Nusantara dan Pemerintah Daerah berjalan intensif. Proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan. Saat ini Mini Regas Tarakan menjadi pioneer konversi BBM ke gas yang akan dikembangkan di wilayah lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, mengatakan bahwa fasilitas ini dibangun sebagai solusi atas persoalan pasokan gas yang kerap tidak stabil. Menurutnya, kehadiran regasifikasi LNG akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Tarakan sekaligus menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang berbiaya tinggi.

“Selama ini Tarakan sangat bergantung pada pasokan gas pipa yang sifatnya asosiated dari produksi minyak sehingga sering fluktuatif. Dengan regasifikasi ini, kita ingin memastikan keandalan listrik yang lebih stabil,” ujar Rizal.

Ia menambahkan bahwa penggunaan LNG sebagai sumber energi transisi juga sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan emisi karbon dan memperluas bauran energi bersih.

Mewakili Kementrian ESDM, PLT Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono, menilai keberhasilan Regasifikasi LNG Tarakan bukan hanya menjamin keandalan listrik, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia mengembangkan infrastruktur gas yang adaptif di seluruh wilayah.

“Tarakan ini menjadi contoh nyata kota dengan sistem energi yang terintegrasi mulai dari jaringan gas rumah tangga hingga regasifikasi LNG untuk listrik. Ke depan, model seperti ini bisa direplikasi di banyak daerah lain di Indonesia,” tambahnya.

Bukti Kolaborasi

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, memberikan apresiasi atas kerja keras PLN dan seluruh mitra yang terlibat. Ia menilai kehadiran fasilitas regasifikasi LNG menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kota Tarakan adalah penghasil minyak dan gas. Sekarang, berkat kerja keras PLN, persoalan listrik sudah jauh lebih baik,” ujar Zainal.

Ia menambahkan bahwa fasilitas ini akan memperkuat konektivitas energi dan membuka peluang investasi baru d Kalimantan Utara, terutama untuk mendukung kawasan industri hijau dan wilayah perbatasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.