Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Gunung Muria Terpeleset Masuk Jurang, Beruntung Terselamatkan

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Pendaki Gunung Muria Terpeleset Masuk Jurang, Beruntung Terselamatkan Doc: Puncak Natas Angin Gunung Muria
Ket. istimewa

Kudus -- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bersama relawan berhasil evakuasi pendaki yang terpeleset dan jatuh di jurang pada jalur pendidikan Pegunungan Muria di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Selasa (28/10) malam.

"Pendaki yang berhasil dievakuasi dan selamat bernama Evan Maulana (18) asal Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Eko Hari Djatmiko di Kudus, Rabu.

Ia menduga penyebab jatuhnya korban karena kurangnya konsentrasi saat pendakian dan cuaca juga tidak mendukung karena sedang turun hujan.

"Korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka," ujarnya.

Adapun kronologis kejadian, kata dia, berawal dari laporan yang diterima petugas piket Kudus Siaga 112 terkait adanya pendaki yang jatuh di puncak Bayangan MT Natasangin pada pukul 17.30 WIB di bawah puncak bayangan.

Informasi korban terjatuh, kata dia, berawal dari WhatsApp (WA) korban kepada rekannya pada pukul 19.30 WIB yang menyampaikan informasi bahwa dirinya mengalami insiden terperosok jatuh ke dalam jurang.

Lalu rekannya yang bernama Hilmi tersebut, lanjut dia, mengabarkan kepada petugas untuk meminta bantuan agar dievakuasi.

Lantas korban dinyatakan hilang oleh Basecamp Natasangin pada pukul 23.00 WIB kemudian mengabarkan informasi hilangnya survivor kepada Kudus Siaga 112.

Kudus Siaga menerjunkan tiga tim gabungan, kata dia, pada tim satu berjumlah delapan orang diberangkatkan menuju ke tempat kejadian perkara pada pukul 24.00 WIB melalui jalur atas.

Kemudian disusul tim dua berjumlah empat orang pada pukul 03.15 WIB menyisir melalui jalur bawah dan tim tiga pada pukul 04.50 WIB membawa peralatan tambahan, menyusul Tim 1 yang lebih dahulu sampai di titik perkiraan jatuhnya korban di kedalaman 70-90 meter.

Pada pukul 03.15 WIB survivor sempat saling memberi kabar melalui panggilan/teriakan dan komunikasi dengan team satu tepat di bawah puncak bayangan.

Lantas survivor berhasil dievakuasi oleh Tim 1 dan 3 pada hari ini (29/10) pukul 05.40 WIB dengan metode penarikan katrol secara manual dan dibawa turun Basecamp Natasangin.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat berkunjung ke kantor BPBD Kudus pada Rabu (29/10) pagi juga melihat dokumentasi penyelamatan pendaki yang sempat terjatuh dan selamat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.